Militer Xi Jinping Panik Dikepung Pasukan AS & Prancis, Kirim 10 Pesawat Bomber Bawa Rudal 'Setan'

10 pembom dari Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengadakan latihan serangan maritim untuk menekan provokasi AS dan sekutu

Daily Express
Militer Xi Jinping Panik Dikepung Pasukan AS & Prancis, Kirim 10 Pesawat Bomber Bawa Rudal 'Setan' 

TRIBUNBATAM.id - Militer Xi Jinping Panik Dikepung Pasukan AS & Prancis, Kirim 10 Pesawat Bomber Bawa Rudal 'Setan'.

Klaim China atas sebagian besar wilayah di Laut China Selatan membawa Negeri Panda pada permusuhan ke banyak negara.

Salah satu musuh China atas dominasi klaim sepihak laut sengketa adalahg Amerika Serikat.

Sudah lebih satu tahun Amerika dan China bermusuhan dalam berbagai isu, salah satunya soal Laut China Selatan.

Baca juga: Pasukan Pengebom China Mulai Latihan Intensif di Laut China Selatan, Siap Hadapi Kemauan AS

Baca juga: Ngeri-ngeri Sedap! AS Muak, Peringatkan China Berhenti Sok-sokan Pamer Militer di Laut China Selatan

Amerika mengirim kapal induk ke Laut China Selatan di bawah pemerintahan Joe Biden.
Amerika mengirim kapal induk ke Laut China Selatan di bawah pemerintahan Joe Biden. (SCMP)

Mirip medan laga, kawasan Laut China Selatan kini kerap dikunjungi armada tempur.

Amerika Serikat bahkan beberapa kali mengirimkan kapal induk dan armada tempurnya.

Tak cuma Amerika, negara sekuti seperti Prancis, Inggris, Jepang dan India ikut pamer kekuatan militernya di sana.

Baca juga: Apa itu Konflik Laut China Selatan? Rebutan Wilayah Rentan Perang China vs Amerika Serikat

Baca juga: Sangarnya Kapal Induk AS ke Laut China Selatan, Seperti Menantang Perang, China Ketakutan !

Baca juga: Nyali Xi Jinping Ciut, CHINA Dikepung, Panik Minta Kawan Negara ASEAN di Laut China Selatan

Walau tidak pernah sampai ke situasi panas, namun ketegangan terus meningkat.

USS Ralph Johnson mengawal kapal induk USS Nimitz di Laut China Selatan
USS Ralph Johnson mengawal kapal induk USS Nimitz di Laut China Selatan (usnavy)

Dilansir dari Kontan.co.id pada Sabtu (27/2/2021), setidaknya 10 pembom dari Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengadakan latihan serangan maritim.

Latihan pembom PLA berlangsung saat militer negara-negara dari luar kawasan datang.

Termasuk Amerika Serikat (AS) dan Prancis, diketahui melakukan kegiatan di Laut China Selatan.

Sebuah resimen pembom yang berafiliasi dengan Pasukan Penerbangan Angkatan Laut Komando Teater Selatan PLA mengirim lebih dari 10 pembom dari dua jenis pesawat itu untuk melakukan latihan serangan maritim.

Baca juga: Picu Ketegangan di Laut China Selatan, China Bangun Pangkalan Militer Besar-besaran

Baca juga: Laut China Selatan Dijaga meski Bukan Miliknya, Tentara China Rela Tinggal di Tengah Laut Selama Ini

Laut China Selatan
Laut China Selatan (Google Maps)

Hal itu dilaporkan China Central Television (CCTV) seperti dikutip Global Times.

Li Haitao, komandan resimen pembom mengatakan,

latihan itu menampilkan serangan rudal terhadap target maritim dan skenario taktis lainnya,

serta menguji kemampuan koordinasi tempur.

Pengamat militer mengidentifikasi dua jenis pembom sebagai H-6J,

bomber paling canggih Angkatan Laut PLA,

yang mampu membawa 6 rudal jelajah anti-kapal, dan H-6G yang bisa membawa 4 rudal.

Baca juga: China Panas Kapal Induk dan 3 Kapal Perang AS ke Laut China Selatan, Beijing Dituduh Zalim ke Taiwan

Baca juga: Xi Jinping Kena Batunya Sok Lawan Barat, China Dikepung, Jerman Susul Inggris di Laut China Selatan

Kedua jenis pembom tersebut secara resmi Kementerian Pertahanan China perkenalkan pada Juli tahun lalu, ketika H-6J dan H-6G melakukan latihan intensif di Laut China Selatan.

Pasukan pembom Angkatan Laut China menggelar latihan di wilayah Laut China Selatan
Pasukan pembom Angkatan Laut China menggelar latihan di wilayah Laut China Selatan (via scmp.com)

Latihan itu tak lama setelah AS mengirim kelompok penyerang kapal induk ganda ke Laut China Selatan.

Pakar angkatan laut yang berbasis di Beijing, Li Jie mengatakan kepada Global Times,

penempatan pembom PLA di Laut China Selatan penting dalam menekan provokasi militer AS.

Baca juga: AS Ketar-Ketir, Sebut China Siap Perang Dunia III di Laut China Selatan, Siapa Terkuat?

Latihan terbaru pembom PLA juga berlangsung setelah Theodore Roosevelt Carrier Strike Group,

melakukan operasi kapal induk ganda dengan Nimitz Carrier Strike Group di Laut China Selatan pada 9 Februari.

Kapal induk AS, USS Nimitz (CVN 68) dan kapal penjelajah rudal berpemandu kelas Ticonderoga USS Princeton (CG 59) transit di Selat Balabac, Filipina, menuju lokasi latihan di Laut China Selatan. Foto dirilis 15 Juli 2020.
Kapal induk AS, USS Nimitz (CVN 68) dan kapal penjelajah rudal berpemandu kelas Ticonderoga USS Princeton (CG 59) transit di Selat Balabac, Filipina, menuju lokasi latihan di Laut China Selatan. Foto dirilis 15 Juli 2020. (ist)

Dan, AS bukan satu-satunya negara dari luar kawasan yang mengirimkan kapal perang ke Laut China Selatan.

Prancis juga mengirim kapal serbu amfibi Tonnerre dan fregat Surcouf pekan lalu.

Baca juga: Jack Ma dan Otoritas Komunis China Mesra, Xi Jinping Puji Bos Alibaba, Ternyata Alasannya Ini

Baca juga: Joe Biden Telepon Xi Jinping 2 Jam, Diplomasi Tingkat Tinggi AS China, Singgung Jatah Washington !

Baca juga: 4 Jet Tempur Taiwan Balas Provokasi China, Disokong AS Sulit Ditaklukkan Militer Xi Jinping

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

SUMBER: INTISARI

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved