Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Vaksinasi Corona di Karimun Tahap Kedua Sasar Anggota TNI dan Polri, Ini Kata Kadinkes

Kadinkes Karimun Rahmadi bilang, vaksin corona tahap kedua ini ditujukan untuk pelayanan publik, termasuk Polri, Kejaksaan, dinas terkait, dan lainnya

tribunbatam.id/Yeni Hartati
Foto Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi. Vaksinasi Corona di Karimun Tahap Kedua Sasar Anggota TNI dan Polri, Ini Kata Kadinkes 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 2430 dosis vaksin corona dengan 270 vial kembali tiba di Karimun. Kedatangan vaksin covid-19 melalui kapal laut itu, dijaga ketat oleh pihak aparat.

Begitu tiba di Karimun, vaksin corona ini segera disimpan di dalam gudang farmasi.

Ribuan vaksin merek Sinovac ini, nantinya akan diberikan kepada petugas pelayanan publik, di antaranya TNI-Polri.

Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan mengatakan, pihaknya telah melakukan floting terhadap personel yang akan disuntik vaksin corona. Ia menegaskan pada prinsipnya, jajarannya siap untuk divaksinasi corona.

"Kita tinggal koordinasikan saja untuk mengatur jadwalnya. Tahap ini memang diperuntukkan juga bagi TNI-Polri serta Satpol PP," ucap Kapolres Karimun Muhammad Adenan, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Vaksinasi Corona di Kepri Dibagi 4 Tahap, Kadinkes Sebut Tingkat Kepercayaan Warga Naik

Baca juga: Reaksi Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat Divaksinasi Corona hingga Angkat 2 Jempol

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rahmadi mengatakan, vaksin corona tahap kedua ini ditujukan untuk pelayanan publik, Polri, Kejaksaan, dinas terkait, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lansia, guru dan masyarakat.

Untuk prioritas sasaran, pihaknya masih menunggu dari pemerintah pusat soal teknisnya.

"Kemungkinan untuk Karimun, prioritas sasarannya untuk pelayanan publik terlebih dahulu," tambahnya.

Sementara untuk prioritas sasaran lansia, pihaknya belum dapat membeberkan jumlah dan kapan akan dilaksanakan untuk Karimun.

"Untuk lansia kebijakannya akan dilaksanakan untuk provinsi, Kabupaten untuk pelayanan publik," jelasnya.

Selain itu, untuk proses penyuntikan vaksinasi Covid-19 pada pelayanan publik, Rachmadi mengatakan, dalam satu Vial vaksin corona bisa digunakan untuk 10 orang,"

"Dengan IP normal yang baik 8,5 atau 9. Tentunya lebih hemat dan praktis," ujarnya.

Rachmadi mengatakan, ada beberapa pihak yang tidak boleh menerima vaksinasi nantinya. Mereka yakni pasien yang memiliki riwayat penyakit bawaan, dan ibu menyusui.

(Tribunbatam.id/YeniHartati)

Baca juga Berita Tribun Batam Lainnya di Google

Penulis: Yeni Hartati
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved