Rabu, 6 Mei 2026

BATAM TERKINI

HANYA 166 Orang Tinggalkan Batam Naik KM Kelud, Orang Datang Capai 665 Penumpang

Hari ini, Rabu (3/3/2021) penumpang yang datang ke Batam lebih banyak dibandingkan dengan penumpang yang hendak meninggalkan Batam.

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng |
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
KM Kelud tiba di pelabuhan Batu Ampar pada pukul 13.35 WIB dari pelabuhan Belawan Medan Sumatera Utara dengan membawa penumpang sebanyak 715 orang. 

665 orang turun di pelabuhan Batu Ampar dan 50 lainnya merupakan penumpang lanjutan dengan tujuan pelabuhan Tanjungpriok Jakarta.

Pada pelayaran kali ini KM Kelud molor satu jam lebih jika disesuaikan jadwal yang ditetapkan yakni pada pukul 12.00 WIB.

"Ia agak molor karena ombaknya agak besar semalam," ujar salah satu Crew kapal berinisial RB.

"Cuaca saat ini belum begitu normal, namun secara keseluruhan sudah mulai membaik, semalam ombak agak besar sehingga kapal sedikit meleset sesuai jadwal awal," kata RB.

Menurutnya, selama dalam pelayaran kapal Kelud tenang dan tidak ada hambatan yang berarti, hanya sekitar 2 jam saja terjadi ombak besar di laut lepas.

Sementara itu hal yang sama juga di sampaikan oleh seorang penumpang kapal Kelud bernama Anas (25)  ia mengatakan, selama perjalanan ombak dan angin tenang meski sekitar beberapa jam ada gangguan sedikit.

"Semalam sempat terjadi ombak besar namun ngak lama, biasanya kalau ada ombak pasti kapal oleng nah untuk semalam tidak terlalu oleng," ujar Anas.

Anas datang dari pelabuhan Belawan bersama rekannya yang lain.

Baca juga: Beruntungnya Jadi Pelajar di Anambas, Pemda Biayai Transportasi Laut Siswa ke Sekolah

"Saya setiap bulan sekali pasti pulang ke Medan, biasalah Bang saya lagi buka usaha pakaian seken kecil-kecilan," imbuhnya.

Menurutnya sejak pandemi Covid-19 ia mulai mencoba berjualan pakaian seken ke kampung halamannya di Medan.

"Ya gimana lagi saat ini cari kerja saja susah ya terpaksa kita harus bisa membaca situasi dan kondisi di lapangan, apapun kita mencoba melakoni untuk bertahan hidup," sambung Anas. 

Pantauan Wartawan Tribun Batam disekitar pelabuhan terlihat para penumpang memadati lokasi pelabuhan.

Para penumpang turun lewat tangga dek 4 sebelah kiri dan juga dek 5 sebelah kiri.

Sebagian besar penumpang membawah koper kosong berukuran besar.

Belakang koper-koper tersebut diketahui merupakan koper yang sebelumnya digunakan untuk mengisi pakayan seken dari Batam untuk dijual kembali di Medan Sumatra Utara.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved