Kamis, 11 Juni 2026

Pengakuan Pendonor Sperma, Jadi Ayah 35 Anak & 6 Jabang Bayi, Permintaan Meningkat Selama Covid-19

Seorang pria mengaku sudah memiliki 35 anak dan 6 jabang bayi hasil sperma yang ia donorkan ke wanita bersuami di sejumlah kota di dunia

Tayang:
Cbsnews.com
Pengakuan Pendonor Sperma, Jadi Ayah 35 Anak & 6 Jabang Bayi, Permintaan Meningkat Selama Covid-19. Ilustrasi sperma saat pembuahan sel telur 

TRIBUNBATAM.id - Pengakuan Pendonor Sperma, Jadi Ayah 35 Anak & 6 Jabang Bayi, Permintaan Meningkat Selama Covid-19.

Pria yang mendonorkan spermanya mengaku telah memiliki 35 anak dan 6 jabang bayi.

Anak dan jabang bayi itu lahir dari spermanya ke tubuh wanita bersuami penerima donasi.

Pria itu mengatakan di saat Covid-19 permintaan donasi spermanya bahkan meningkat tajam.

Baca juga: Gara-gara Wabah Covid-19, Bank Sperma di China Kekurangan Stok, Minta Warga Pria Sumbang Spermanya

Baca juga: Sperma Pria Punya Banyak Nutrisi, Apakah Bisa Bikin Kulit Jadi Mulus? Ini Penjelasan Dokter

Kyle Gordy, pria asal Los Angeles, Amerika Serikat (AS) yang menjadi ayah 35 anak melalui donasi sperma
Kyle Gordy, pria asal Los Angeles, Amerika Serikat (AS) yang menjadi ayah 35 anak melalui donasi sperma (KYLE GORDY via Sky News)

Menyebut dirinya Kyle Gordy, ia mengaku berencana pergi ke Inggris,

dan menemui perempuan yang sudah menghubunginya karena ingin punya keturunan. 

Dia disebut punya dua akun Facebook bagi orang yang mencari donor,

yang kemudian menjadi viral dan menarik ribuan anggota.

Rencana Gordy yang merespons sejumlah wanita yang ingin punya keturunan dilansir Sky News Senin (1/3/2021).

Baca juga: Pria Dianjurkan Jangan berlebihan Bersepeda, Bisa Ganggu Produksi Sperma dan Picu Kanker Testis

Baca juga: Teror Cairan Sperma, Pelaku Lemparkan Sperma ke Pakaian Dalam Wanita yang Sedang Dijemur

Sebabnya, klinik kesuburan dilaporkan mengalami kekurangan donor karena wabah Covid-19 yang menyebar di seluruh dunia.

Ilustrasi
Ilustrasi (Nakita)

Makin banyaknya orang yang mencari informasi di internet membuat yayasan Inggris yang menangani masalah kesuburan buka suara.

Mereka meminta Facebook untuk melarang adanya grup tak berlisensi dan menawarkan menjembatani mereka yang ingin berdonasi.

Sementara badan pemerintah yang mengurusi klinik kesuburan memeringatkan agar publik tak melakukan donasi ilegal.

Gordy yang tinggal di Los Angeles mengungkapkan,

dia membuat grup privat bernama Sperm Donation USA 4 tahun lalu.

Baca juga: Konsumsilah 8 Jenis Makanan Terbaik Ini Agar Sperma Sehat dan Subur

Baca juga: Sperma Encer Bisa Jadi Tanda Masalah Kesuburan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved