Breaking News:

PENENGGELAMAN KAPAL IKAN ASING

Bukan Dimusnahkan, Semua Kapal Pelaku Ilegal Fishing Rampasan Negara di Kepri Ditenggelamkan

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Hari Setiyono menegaskan semua kapal rampasan negara di Kepri akan dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Kapal ikan asing asal Vietnam yang akan dimusnahkan PSDKP Batam bersama Kejati Kepri di perairan Pulau Setokok, Kamis (4/3/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Hari Setiyono menegaskan semua kapal rampasan negara di Kepri akan dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan.

Penenggelaman kapal pun dilakukan sesuai aturan dan prosedur hukum.

"Di dalam aturan jelas berbunyi, kapal dirampas negara untuk dimusnahkan. Dalam hal ini pemusnahan dilakukan dengan cara ditenggelamkan," ujar Kajati Kepri, Hari usai memimpin penenggelaman 6 unit kapal ilegal fishing Vietnam di perairan Pulau Air Raja, Batam, Kamis (4/3/2021) siang.

Baca juga: POLSEK Galang Batam Tangkap Pelaku Pembakar Hutan, Ngaku Bakar Hutan untuk Berkebun

Kenapa dengan cara ditenggelamkan, kata Kejati hal itu dinilai lebih ramah lingkungan. 

"Pemusnahaan dapat dilakukan dengan berbagai cara, namun kita menilai pemusnahan dengan cara ditenggelamkan itu lebih ramah lingkungan. Selaini ramah lingkungan, nantinya kapal yang ditenggelamkan dapat menjadi tempat ikan berkumpul," kata Kejati Kepri.

Sehingga nantinya lokasi penenggalaman ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nelayan sekitar. 

Sebelumnya diberitakan, 5 kapal ikan asing asal Vietnam dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan. 

Total, ada 6 unit kapal yang rencananya ditenggelamkan hari ini.

Satu unit kapal masih dibawa, menyusul lima kapal ikan asing lainnya untuk ditenggelamkan.

Sejumlah nelayan yang tak jauh di sana berseru ketika melihat kapal ikan asing itu tenggelam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved