Sabtu, 11 April 2026

Wabah Flu Afrika Melanda, Malaysia bakal Musnahkan 3000 Ekor Babi

Menurut Wakil Menteri Besar Sabah, pada akhir pekan lalu pemerintah terpaksa membunuh 22 ekor babi yang terjangkit penyakit itu.

|
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, SABAH - Pemerintah Malaysia berencana memusnahkan sekitar tiga ribu ekor babi di peternakan dan babi hutan akibat wabah flu babi Afrika. 

Wabah flu babi Afrika terdeteksi menjangkiti 300 ekor babi di distrik Pitas, Kota Marudu dan Beluran, Negara Bagian Sabah, dilansir Reuters, Selasa, (2/3/2021). 

Ini adalah pertama kalinya Malaysia mendeteksi wabah flu babi Afrika di wilayah mereka. 

Menurut Wakil Menteri Besar Sabah, Jeffrey Kitingan, pada akhir pekan lalu pemerintah terpaksa membunuh 22 ekor babi yang terjangkit penyakit itu. 

Baca juga: Myanmar Berdarah! 10 Demonstran Dilaporkan Tewas

"Diperkirakan ada 2.000 ekor babi di Pitas dan ada sekitar seribu ekor babi hutan dalam radius 50 kilometer. Seluruh binatang ini harus dimusnahkan," kata Kitingan. 

Flu babi Afrika sangat mematikan bagi hewan, tetapi belum ditemukan bukti penyakit itu membahayakan manusia.

Namun, wabah itu bisa membuat kelangkaan daging babi yang dijadikan bahan pangan sejumlah penduduk.

China yang merupakan penghasil daging babi terbesar di dunia mendeteksi varian baru virus flu babi pada pekan lalu. 

Virus mutasi itu ditemukan di sejumlah peternakan babi sepanjang 2018 hingga 2019, dan kini menyerang babi hutan. (*)

Simak berita terbaru lainnya di Google News

Baca juga: UPDATE: Increased by 7.264, Covid-19 Cases in Indonesia Reached 1.361.098

Baca juga: KPI Tegur Keras Acara Brownis Jalan Jalan Trans TV, Ini Tayangan Adegan yang Telah Dilanggar

Baca juga: 15 Tahun Dipoligami, Cut Keke Ungkap Sikap istri Pertama Terhadap Dirinya: Nggak Mudah

Baca juga: Batu Ampar Port in a Sophisticated Concept, Developing a Digital System, Supporting Infrastructure?

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved