Breaking News:

BATAM TERKINI

Air Hanya Hidup 2 Jam Dalam 24 Jam, Warga Sei Lekop Batam Mengeluh, Ini Tanggapan Moya

Terkait keluhan warga, PT Moya Indonesia menyatakan pihaknya terus berusaha melakukan perbaikan suplai air di wilayah Sei Lekop Sagulung Batam

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/FREEPIK.COM
Ilustrasi mati air. Air Hanya Hidup 2 Jam Dalam 24 Jam, Warga Sei Lekop Batam Mengeluh, Ini Tanggapan Moya 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warga Kaveling Sei Lekop, tepatnya di RW 06, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri mengeluhkan pelayanan air di Batam oleh PT Moya Indonesia.

Warga mengeluh, sejak pengelolaan air beralih dari PT Adhya Tirta Batam atau ATB ke PT Moya Indonesia, mereka tidak mendapatkan suplai air lebih baik.

"Ini sangat parah, belum pernah terjadi seperti ini. Dulu waktu ATB mengelola air, saat musim kemarau sekalipun kita masih mendapatkan suplai air. Paling lambat tengah malam," kata warga Kaveling Sei Lekop, Ery, Sabtu (6/3/2021).

Ia menjelaskan, dulu separah-parahnya musim kemarau suplai air tetap ada.

Sedangkan saat ini, sejak PT Moya mengelola air di Batam, suplai air di pemukiman mereka hanya mengalir dua jam. Bahkan hanya satu jam dalam waktu 24 jam.

Baca juga: BERAPA Biaya Pasang Meteran Air Bersih di Batam? Simak Penjelasannya

Baca juga: Air SPAM di Piayu Hitam dan Pahit, Ini Jawaban BP Batam

"Air itu baru mengalir pukul 04.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB, dini hari. Setelah itu air sudah tidak mengalir," kata Ery.

Ia mengatakan, sebelumnya mereka belum pernah mengalami hal tersebut.

"Kalau dulu waktu ATB, paling air itu mengalir pukul 00.00 WIB. Itu sampai pagi, kadang pukul 08.00 WIB air baru mati," kata Ery.

Tak hanya Ery, warga lainnya juga mengeluhkan hal yang sama.

Seperti penuturan Fendi. Ia mengatakan sejak peralihan pengelolaan air di Batam, suplai air menjadi kacau di tempatnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved