BATAM TERKINI
bright PLN Batam Bantah Kirim 'Preman' Jaga Lokasi Pembangunan SUTT
bright PLN Batam membantah dugaan bahwa pihaknya sengaja menempatkan sejumlah preman untuk menjaga lokasi pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi.
Serta tidak mendukung aksi kekerasan yang bertentangan dengan kemanusiaan.
"Seharusnya bright PLN Batam mengedepankan kemanusiaan, bicarakan lah problem ini bersama dengan masyarakat, jangan pakai aksi kekerasan," tegas Werton.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Rudi pun berang setelah menyaksikan video warga yang diputar dalam rapat dengar pendapat (RDP).
Dalam video itu, ditampilkan aksi bentrok antara warga dengan beberapa pria berbadan besar yang dianggap sebagai preman.
Sembari menggebrak meja, Muhammad Rudi mengutuk aksi premanisme yang terjadi itu.
Ia menegaskan kepada bright PLN Batam untuk menghindari cara-cara kekerasan yang merugikan rakyat.
"Jangan main-main pakai preman untuk mengintimidasi masyarakat, pak.
Saya minta di-stop pekerjaan ini, dan segera berhentikan orang-orang yang melakukan tindak kekerasan itu sekarang juga," tegas Rudi.
Melalui rapat ini, Komisi III DPRD Kota Batam pun mendorong bright PLN Batam untuk menjalani mediasi bersama warga dengan ditengahi oleh Camat Batam Kota, Aditya Guntur Nugraha.
Komisi III DPRD Kota Batam menyatakan akan terus mengawal perkembangan persoalan ini, yang mana diberikan waktu satu minggu untuk upaya penyelesaian dengan jalan mediasi.
Emak-emak Sampai Blokir Jalan
Warga RW 20 Perumahan Bandara Mas Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota sebelumnya menggelar aksi di depan perumahan mereka.
Akses perumahan yang tak jauh dari Bandara Hang Nadim, jelas menyita perhatian pengguna jalan.
Bukan tanpa alasan warga yang didominasi emak-emak ini menggelar aksi hingga ke jalan.
Mereka menolak pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi atau SUTET 150 KV yang rencananya akan dibangun di sekitar permukiman warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/08032021humas-bright-pln-batam.jpg)