Selasa, 16 Juni 2026

TRIBUN WIKI

Berkaca dari Aprilia Manganang, Begini Cara Cegah Hipospadia pada Bayi saat Hamil

Berkaca dari kasus Aprilia Manganang yang berganti jenis kelamin, begini cara cegah hipospadia pada bayi saat hamil.

Tayang:
IST
HIPOSPADIA - Berkaca dari kasus Aprilia Manganang yang berganti jenis kelamin, begini cara cegah hipospadia pada bayi saat hamil. FOTO: ILUSTRASI BAYI 

Bila dokter menduga terdapat kelainan lain pada kelamin bayi, dokter akan menjalankan uji pencitraan dan melakukan pemeriksaan genetik.

Penanganan Hipospadia

Jika posisi lubang kencing sangat dekat dari posisi yang seharusnya, dan bentuk penis tidak melengkung, penanganan tidak diperlukan.

Namun bila letak lubang kencing jauh dari posisi normalnya, operasi perlu dilakukan.

Operasi bertujuan untuk menempatkan lubang kencing ke posisi yang seharusnya, dan untuk memperbaiki kelengkungan penis.

Operasi dapat dilakukan dua kali, tergantung pada tingkat keparahannya.

Pada banyak kasus, fungsi penis anak akan kembali normal setelah operasi.

Idealnya, operasi dilakukan ketika bayi berusia 6 sampai 12 bulan.

Penting untuk diingat, jangan menyunat anak sebelum operasi dilakukan.

Dokter bedah memerlukan cangkok dari kulup, untuk membuat lubang kencing baru.

Baca juga: Apa Itu Parosmia? Termasuk Gejala Covid-19, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Pneumonia yang Harus Diwaspadai, Infeksi Paru-paru Mudah Menular

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Liposarkoma, Kanker Langka yang Bisa Berujung Amputasi

Cara cegah hipospadia

Sebelum terlambat, ibu hamil harus memahami cara mencegah kondisi ini lebih dini.

Hingga saat ini, peneliti masih melakukan riset lebih lanjut mengenai penyebab sekaligus tindakan untuk mencegah hipospadia.

Sementara ini, tindakan pencegahan dilakukan dengan konsultasi rencana kehamilan, pemenuhan kebutuhan nutrisi pada ibu hamil, dan cek kesehatan rutin ke dokter kandungan.

Ibu hamil sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan obat atau bahan-bahan tertentu yang kemungkinan mengganggu kinerja dan kestabilan hormon.

Untuk itu, selalu konsultasikan ke dokter sebelum ibu hamil menggunakan bahan atau produk tertentu.

Selain itu, Anda bisa mengurangi risiko anak Anda terkena hipospadia dengan melakukan upaya pencegahan di bawah ini saat hamil, seperti:

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved