Breaking News:

Tak Marah, Terawan Malah Berterima Kasih ke BPOM dan Kemenkes yang Jegal Vaksin Nusantara

Terawan Agus Putranto angkat bicara setelah BPOM dan Kemenkes menyingkirkan vaksin Covid-19 berbasis sel dendritik yang dipeloporinya.

Editor: Anne Maria
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Terawan Agus Putranto: Tak Marah, Terawan Malah Berterima Kasih ke BPOM dan Kemenkes yang Jegal Vaksin Nusantara 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Tak Marah, Terawan malah beri reaksi tak terduga ini saat hasil kerja kerasnya dijegal.

Mantan Menkes Terawan berterimakasih ke BPOM dan Kemenkes yang telah menjegal vaksin nusantara.

Ketua Tim Pengembang Vaksin Nusantara Terawan Agus Putranto angkat bicara setelah BPOM dan Kemenkes menyingkirkan vaksin Covid-19 berbasis sel dendritik yang dipeloporinya.

Mantan Menkes ini tidak marah.

Padahal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum memberikan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinis (PPUK) untuk uji klinis tahap dua dan tiga.

Tanpa PPUK dari BPOM, otomatis pengembangan Vaksin Nusantara bakal mentok.

Sekadar diketahui dalam pembuatan vaksin ada tiga uji klinis yang dilakukan.

Uji klinis tahap satu untuk menguji tingkat keamanan vaksin itu sendiri.

Uji klinis tahap dua untuk efikasi vaksin- melihat kemampuan vaksin apakah dapat memberikan manfaat bagi individu yang diberi imunisasi.

Sedangkan uji klinis tiga untuk rekonfirmasi terhadap uji klinis satu dan dua yang telah dilakukan, dengan melibatkan lebih banyak relawan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved