Kamis, 16 April 2026

RI-Singapura Bahas Jembatan Batam Bintan, Jurus Dongkrak Investasi

Pembangunan Jembatan Batam Bintan menjadi isu strategis dalam penguatan kerjasama ekonomi Indonesia dan Singapura

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Ilustrasi Jembatan Batam Bintan 

TRIBUNBATAM.id - Pembangunan Jembatan Batam Bintan menjadi isu strategis dalam penguatan kerjasama ekonomi Indonesia dan Singapura.

Pembangunan Jembatan Batam Bintan termasuk tiga jembatan yang dapat mempererat hubungan Indonesia dan Singapura.

Hal itu tertuang dalam pertemuan antar petinggi kedua negara yang digelar secara virtual pada Jumat (12/03). 

Pertemuan tersebut, dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Deputi Perdana Menteri Singapura Heng Swee Keat, Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar dan Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryopratomo.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga mengapresiasi komitmen investasi Singapura ke Indonesia. 

Pada tahun lalu, investasi Singapura mencapai USD 9,8 Miliar, meningkat 34 persen jika dibandingkan besaran investasi Singapura pada tahun 2019. 

“Investasi Singapura pada tahun lalu mencapai rekor tertinggi dalam 6 tahun terakhir, dan ini menunjukkan hubungan yang sangat baik antara kedua negara,” ujar Menko Airlangga. 


Kerja sama Strategis Indonesia - Singapura membangun “Jembatan Digital, Jembatan Travel Bubble & Jembatan Batam-Bintan”

Secara garis besar pertemuan bilateral tersebut membahas ‘tiga jembatan” yang diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura sekaligus memperkokoh eksistensi kedua negara di kawasan ASEAN dan Internasional.

Ketiga jembatan dimaksud adalah jembatan digital, jembatan infrastruktur dan jembatan travel bubble.

Jembatan digital Indonesia dan Singapura diharapkan dapat terwujud dengan keberadaan Batam sebagai pusat pengembangan data center dan pusat pengembangan industri digital di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, pada tanggal 2 Maret 2021 yang lalu telah diresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park di Batam.

KEK Nongsa Digital Park diharapkan akan menjadi entry point bagi perusahaan Teknologi Informasi internasional dari Singapura dan mancanegara.

”KEK Nongsa Digital Park ini diharapkan dapat menghemat devisa negara dalam bisnis digital hingga Rp 20 – 30 triliun per tahun dengan kontribusi terbesar dari sektor data center dan pendidikan internasional.  Selain itu, Singapura dan Indonesia juga akan mengutamakan kerjasama pelatihan untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) berbasis Teknologi Informasi,” kata Airlangga.

Sementara untuk jembatan infrastruktur akan dimulai dengan pembangunan jembatan Batam Bintan atau jembatan Babin sepanjang 6,4 km pada Tahun 2022. 

Bila terealisasi, Jembatan Batam Bintan merupakan jembatan terpanjang di Indonesia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved