RI-Singapura Bahas Jembatan Batam Bintan, Jurus Dongkrak Investasi
Pembangunan Jembatan Batam Bintan menjadi isu strategis dalam penguatan kerjasama ekonomi Indonesia dan Singapura
Heng Swee menyatakan komitmennya untuk mendatangkan lebih banyak investasi Singapura di Indonesia khususnya dalam bentuk foreign direct investment (FDI) sehingga jenis investasi yang masuk lebih berkualitas dan berkesinambungan.
Pembangunan Dimulai 2022
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad terus menggesa percepatan pembangunan infrastruktur di Kepri, khususnya Jembatan Batam Bintan.
Soal Jembatan Batam Bintan, Gubernur Kepri ini ingin pembangunannya dimulai tahun 2022.
"Kita bersyukur semua berjalan sesuai progres. Semoga tahun 2022 pemerintah pusat mulai merealisasikan pembangunannya," kata Ansar di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (10/3/2021).
Di Jakarta, Gubernur Kepri Ansar Ahmad melangsungkan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D Heripoerwanto. Hadir juga dalam pertemuan itu Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Reni Ahiantini.
Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D Heripoerwanto menyambut baik kehadiran Gubernur Kepri. Pihak kementerian menargetkan Jembatan Batam Bintan selesai akhir 2023 atau awal 2024.
Sesuai koordinasi awal, Jembatan Batam Bintan ini nantinya memiliki row jalan 100 meter dan dibagi dalam tiga trase. Panjang Trase Pulau Batam adalah 1,64 Km dilanjutkan trase Pulau Tanjungsauh sepanjang 3,35 Km dan Trase Pulau Bintan sepanjang 2,40 Km.
Dari sejumlah informasi, lelang KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) bakal dilaksanakan tahun ini. Pelelangan akan dimulai setelah mendapatkan rekomendasi tinggi vertical clearance Jembatan Batam Bintan.
Akhir tahun lalu, Pemprov Kepri sudah mengusulkan vertical clerance untuk tiap trase. Vertical clearance untuk trase Batam ke Tanjungsauh setinggi 20 meter. Sementara dari Tanjungsauh ke Pulau Buau setinggi 40 meter.
Janji Bereskan Soal Lahan dan Amdal
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad yakin, jembatan yang akan dibangun untuk menghubungkan Batam-Bintan mampu menjadi mesin baru bagi perekonomian Kepri.
Hal ini dikatakan Ansar saat mengikuti vicon bersama Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR, Reni Ahiantini di ruang rapat Gubernur, lantai 4, Tanjungpinang, Senin (1/3/2021).
Rapat secara virtual ini membahas tentang tinggi vertical clearance proyek KPBU Jembatan Batam Bintan.
Tampak hadir mendampingi Gubernur, Sekdaprov Kepri, TS Arif Fadillah, Kadis PU Abu Bakar, Kadishub Junaidi, Kepala Barenlitbang Andri Rizal dan sejumlah OPD terkait lainnya.
"Jembatan ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kepri dan saya yakinkan jembatan ini mampu menjadi new engine-nya perekonomian Kepri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/03072019jembatan-batam-bintan.jpg)