Breaking News:

KISRUH PARTAI DEMOKRAT

Merasa Dilukai Teman Sendiri, SBY Ungkap Cerita Puitis Kisruh Partai Demokrat Atas Kudeta Putranya

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) curhat di tengah kisruh Partai Demokrat.Ketua Majelis Tinggi Pertimbangan Partai Demokrat itu, ia sampaikan lewat video

Editor:
Capture YouTube Demokrat TV
Ketua Majelis Tinggi Pertimbangan Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) curhat di tengah kisruh Partai Demokrat. 

Sesuatu yang tak pernah kubayangkan bahwa itu bakal terjadi.

Sesuatu yang menabrak akal sehat, etika dan budi pekerti.

Juga bertentangan dengan sifat keperwiraan dan kekesatriaan.

Sebenarnya, aku tak hendak meratap, atau meminta-minta kepada Allah di luar yang seharusnya kumohonkan kepadaNya.

Aku anak desa yang dibesarkan di tanah Pacitan, yang ketika aku remaja penuh dengan tantangan, baik alam maupun kehidupan.

Masa laluku jauh dari kecukupan dan kemudahan. Aku kerap terbanting dalam duka dan nestapa, meski sekejappun tak pernah kufur dari rasa syukur.

Baca juga: AHY Pecat Apri Sujadi, Ikut KLB Partai Demokrat di Sibolangit

Justru dalam usiaku yang memasuki tujuh dasawarsa ini, aku sering mengalami kesulitan bagaimana caraku berterima kasih kepada Sang Khaliq, yang telah memberiku begitu banyak berkah dan anugerah.

Dalam kekhusyukan tafakur yang aku lakukan, tiba-tiba aku terlibat dalam percakapan di lubuk hatiku yang paling dalam.

Tentu aku tidak mampu untuk mengerti dan memahami apakah dialog dalam bathinku ini sebuah tuntunan Illahi.

Atau Allah tengah membukakan pintu kalbuku, dan memintaku untuk menggunakan semua yang telah diberikan kepadaku ~ akal, intuisi dan keyakinan yang kumiliki, dan yang terus aku asah sepanjang perjalanan hidupku.

Dialog dan percakapan bathinpun segera berlangsung. Tak ada emosi, tak ada kegaduhan dan tak ada pula fitnah serta pertengkaran.

Baca juga: RESMI, AHY Gantikan SBY Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat

Teduh, tulus dan jujur....

"Kenapa kau harus bersedih? Tidakkah cobaan dan ujian begini telah engkau alami berpuluh-puluh kali.

Aku tahu, hari-harimu memang sungguh berat dan seolah awan hitam menyelimuti hidupmu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved