Breaking News:

Datang ke Lingga, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Ikut Panen Padi di Dua Tempat

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina ikut panen padi di dua tempat di Lingga. Pertama di lahan milik Suradi, kedua di lahan milik Syahidin

tribunbatam.id/istimewa
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina panen padi di Lingga. Datang ke Lingga, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Ikut Panen Padi di 2 Tempat 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengajak masyarakat memanfaatkan lahannya untuk berbagai tanaman yang bisa membantu ekonomi di masa pandemi.

Apalagi sektor pertanian dan perkebunan masih tetap tumbuh di saat pandemi.

“Padi ini menjadi sumber pendapatan dan mata pencarian yang baik meski Kepri daratannya hanya empat persen. Yang jelas segala peluang itu harus dimanfaatkan, terlebih untuk memperkuat ketahanan pangan Kepri,” kata Marlin, seusai panen padi di Lingga, Minggu (21/3/2021) petang.

Panen padi ini diikuti Wagub Kepri Marlin Agustina di sela aktivitas kunjungan kerjanya ke Lingga. Pertama silaturahmi dengan Ormas Islam se-Kabupaten Lingga di Balai Junjungan Negeri Gedung Daerah, Daik.

Kemudian silaturahmi dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Kabupaten Lingga di Masjid Sultan, Daik Kabupaten Lingga.

Baca juga: Panen Padi di Lingga, Wagub Kepri Marlin Agustina dan Nizar Antusias Panen Padi Ketan

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina bersama Bupati Lingga Muhammad Nizar dan pejabat daerah lainnya melakukan panen padi perdana di Desa Kerandin, Lingga Timur, Minggu (21/3/2021) sore
Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina bersama Bupati Lingga Muhammad Nizar dan pejabat daerah lainnya melakukan panen padi perdana di Desa Kerandin, Lingga Timur, Minggu (21/3/2021) sore (tribunbatam.id/istimewa)

Panen pertama yang diikuti Marlin adalah panen perdana untuk padi ketan varietas tolo. Pemilik lahan ini adalah Suradi. Petani berusia 50 tahun ini menanam di sawahnya Desa Kerandin SP 2 Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga.

Varietas yang ditanam adalah jenis padi ketan tolo yang dari penyemaian sampai panen membutuhkan waktu enam bulan. Padi ini memang berbeda dengan panen padi yang memerlukan waktu 110 hari.

Suradi mengaku bahagia dengan kehadiran Wagub Marlin pada panen padi di atas lahannya seluas seperempat hektare. Apalagi Marlin datang bersama Bupati Lingga Muhammad Nizar dan Ketua TP PKK Lingga.

Untuk lahan satu hektare varietas ketan tolo, setelah dilakukan pengubinan atau hitungan rata-rata, bisa menghasilkan 2,1 ton.

Jumlah itu memang separuh dari varietas inpari 42 GSR di Bukit Langkap, Lingga. Di sini, Marlin ikut memanen di lahan milik Syahidin. Petani ini menanam di areal seluas satu hektare.

Namun, panen kali ini digunakan untuk pembenihan kembali. Waktu panen sejak tanam hingga masak memerlukan 110 hari. Hasil pengubinan, didapat sebesar 4,2 ton per hektare.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Lingga

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved