Breaking News:

Malaysia Bakal Gelontorkan Dana Kompensasi Jika Vaksin Covid-19 Timbulkan Efek Samping

Pemerintah Malaysia akan mengucurkan dana kompensasi sebesar RM 10 juta atau Rp 35 miliar yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat apabila ...

Channel News Asia
Seorang pria tampak mengenakan masker melintasi jalan di depan Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia, (11/8/2020). 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia akan mengucurkan dana kompensasi sebesar RM 10 juta atau Rp 35 miliar yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat apabila mengalami efek samping serius setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19

Ada sekitar 430 ribu orang di Malaysia yang sudah mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19. Sebagian besar dari jumlah itu adalah tenaga kesehatan. 

Diketahui, Malaysia menggunakan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech.  

Menteri Kesehatan Malaysia Adham Baba mengatakan, di bawah undang-undang yang baru, orang yang mengalami efek samping serius setelah mendapat vaksin Covid-19 dan harus dirawat di rumah sakit, berhak mendapatkan 50 ribu ringgit. 

Namu, jika dampak yang ditimbulkan dari vaksin Covid-19 membuat seseorang cacat permanen atau bahkan sampai meninggal dunia, maka ia berhak mendapat 500 ribu ringgit.  

Adham mencatat, sudah ada 20 kasus reaksi yang merugikan terhadap vaksinasi ini terhitung sejak 18 Maret 2021. Gejalanya beragam, mulai dari gatal-gatal, jantung berdebar-debar sampai sesak nafas. 

"Belum ada kasus kematian yang diakibatkan vaksin Covid-19," kata Adham. 

Baca juga: Presiden Rusia Vladimir Putin Bakal Divaksin Covid-19, Tapi Tak Mau Disorot Kamera, Kenapa?

Baca juga: Amerika Serikat Khawatir AstraZeneca Pakai Informasi Basi untuk Uji Coba Vaksinnya

Malaysia mulai menjalankan vaksinasi massal pada 23 Februari 2021 dan menggunakan vaksin buatan Pfizer-BioNTech. 

Sedangkan untuk vaksin buatan Sinovac Biotech hanya digunakan pada vaksinasi 18 Maret 2021. 

Di Malaysia ada lebih dari 330 ribu kasus positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 1.233 kasus berujung dengan kematian. 

Angka kematian akibat Covid-19 di Malaysia mengalami perlambatan pada akhir tahun lalu. (*)

Sumber: Channel News Asia

Simak berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Berita Tentang Vaksin Covid-19

Baca juga: Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Ang Bong Cie (Lele)

Baca juga: Jalan di Pasar Dabo Kerap Tergenang Air saat Hujan, Ini Langkah Wabup Lingga Neko Wesha

Baca juga: Covid-19 Updates in Aceh, North Sumatra, West Sumatra, Riau, Riau Islands, Jambi, and Bengkulu, 3/24

Baca juga: Death Rate due to Covid-19 Increased, Epidemiologist: This is a Serious Problem for the Government

Penulis: Lia Sisvita Dinatri
Editor: Lia Sisvita Dinatri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved