BATAM TERKINI
Oknum Youtuber Diduga Tipu Warga Batam, Bawa Kabur Uang 30 Juta Pembelian Mobil
Oknum Youtuber di Batam bahkan mengaku bekerja di salah satu perusahaan taksi ternama yang punya cabang di Batam.
BATAM, TRIBUNBATAM.id – Seorang Warga Batam, Surya tertimpa sial.
Niatnya untuk memiliki mobil Toyota Vios harus sirna.
Surya menduga, pelaku penipuan itu Evand Rizki.
Ia diketahui merupakan Youtuber di Batam.
Evand Rizki mulai aktif mengunggah konten di kanal Youtube sejak beberapa bulan lalu.
Kepada Surya, Evand Rizki mengaku bekerja di salah satu perusahaan taksi ternama di Batam.
Surya bahkan telah menyetor sejumlah uang hingga Rp 30 juta untuk membeli mobil yang diinginkannya itu.
Uang pun diterima, keberadaan mulai tak diketahui keberadaannya.
Surya mulai curiga setelah Surya menagih janjinya untuk serah terima barang.
“Janjinya mau segera serah terima Minggu lalu, pas dihubungi nomor tak aktif lagi,” sebut Surya kepada TribunBatam.id, Jumat (26/3/2021).
Surya pun sempat mendatangi rumah kontrakan Evand Rizki.
Saat didatangi, rumah kontrakan itu sudah kosong.
“Ternyata korbannya tak hanya saya saja. Sudah ada beberapa,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, TribunBatam.id masih mencoba mengonfirmasi sejumlah pihak terkait.
Baca juga: Penipuan Berkedok Arisan, Wanita Asal Natuna Tipu Belasan Korbannya, Ditangkap di Batam
Baca juga: PNS Wanita Sudah 6 Bulan Tak Masuk Kerja, Lakukan Penipuan Hingga Digerebek Bersama Anggota Dewan
Penipuan Berkedok Arisan
Aksi penipuan berkedok arisan diduga dilakukan Eka, seorang wanita asal Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri terungkap sudah.
Wanita 31 tahun itu ditangkap personel Polsek KKP Batam di atas KM Bukit Raya yang sandar di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (24/3/2021).
Eka diduga menggelapkan uang arisan hingga Rp 2 Miliar.
Angka ini merupakan kerugian yang ditaksir oleh seorang korbannya saja.
Dari koordinasi Polsek KKP Batam dengan Satreskrim Polres Natuna, sudah belasan orang yang menjadi korban aksi tipu-tipu Eka ini.
Kapolsek KKP Batam, AKP Budi Hartono mengungkapkan, jika Eka merupakan Daftar Pencarian Orang atau DPO Polres Natuna.
Saat proses penangkapan, Eka diketahui sempat melawan.
Ia menolak ketika polisi ditangkap hingga dibawa keluar kapal Pelni itu hingga masuk ke mobil petugas.
Aksinya sontak menyita perhatian penumpang KM Bukit Raya lainnya, termasuk di area Pelabuhan Batu Ampar Batam.
"Dari informasi yang kami terima, banyak sekali korban dari yang bersangkutan ini.
Salah satu korban penipuannya ada yang rugi sekira Rp 2 miliar dan sekarang sudah kami amankan untuk selanjutnya diserahkan ke Satreskrim Polres Natuna," ucap AKP Budi Hartono kepada TribunBatam.id.
Dijelaskannya, penangkapan dilakukan setelah Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Batam mendapatkan informasi bahwa pelaku yang sudah menjadi target berada di dalam Kapal Bukit Raya rute pelayaran Letung, Anambas menuju Batam.
Hasil Koordinasi
Penangkapan Eka di KM Bukit Raya yang sandar di Pelabuban Batu Ampar Batam tak lepas dari koordinasi Satreskrim Polres Natuna dengan Polsek KKP Batam.
Wanita 31 tahun itu ditangkap ketika kapal Pelni itu sandar di Pelabuhan Batu Ampar, Rabu (24/3/2021).
Tak tanggung-tanggung, dari infomasi yang diperoleh anggota Polsek Kawasan Khusus Pelabuhan atau Polsek KKP Batam, salah seorang korbannya ada yang sampai merugi hingga Rp 2 Miliar.
Penangkapan wanita ini, diakui Kapolsek KKP Batam AKP Budi Hartono setelah mendapat informasi jika yang bersangkutan ada di dalam KM Bukit Raya rute Letung Pulau Jemaja Anambas tujuan Pelabuhan Batu Ampar Batam.
Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek KKP Batam kemudian berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Natuna.
Mereka kemudian bergerak ke lokasi dan menangkap wanita tersebut setelah kapal sandar di Pelabuhan Batu Ampar.
"Saat ditangkap, yang bersangkutan hanya seorang diri. Proses penangkapan dilakukan di atas kapal," sebut AKP Budi Hartono
Kini, wanita tersebut dibawa ke Polsek Batam Kota untuk dititipkan sementara sambil menunggu transportasi untuk dibawa ke Polres Natuna.
"Untuk info lebih jelasnya akan disampaikan lagi setelah penyelidikan lebih lanjut," sebut Budi.(TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah/Bereslumbantobing/Ronnye Lodo Laleng)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Penipuan
Berita Tentang Berita Batam Hari Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06072020ilustrasi-penipuan-lewat-telepon.jpg)