Breaking News:

HUMAN INTEREST

CURHAT PSK di Batam saat Pandemi Covid-19, 'Cari Rp 500 Ribu Aja Sekarang Susah'

Pandemi covid-19 juga dirasakan oleh PSK di Batam. Bagaimana kisah mereka untuk bertahan hidup di kota industri ini?

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Septyan Mulia Rohman
Kompas
CURHAT Pekerja Seksi di Batam saat Pandemi Covid-19. Foto ilustrasi. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Kota Batam di Provinsi Kepri tak hanya dikenal dengan sektor industri saja.

Gemerlap dunia hiburan malam, kadung dikenal banyak orang.

Apalagi letak kota yang bertetangga dengan Negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Begitu dengan sejak pandemi Covid-19 melanda Batam.

Tak hanya sektor industri yang harus tungkus lumus.

Dunia hiburan pun jelas ikut terkena imbasnya.

Sektor ini seolah kehilangan daya magisnya.

Ilustrasi pekerja seks di Provinsi Kepri.
Ilustrasi pekerja seks di Provinsi Kepri. (TribunBatam.id)

Kondisi ini dirasakan betul oleh Caca, bukan nama sebenarnya, seorang pekerja seks di Batam.

Setahun lamanya, terhitung sejak virus corona di Batam, pendapatannya menurun drastis.

Aturan social distancing dan tertutupnya pintu masuk bagi wisatawan mancanegara (wisman) menjadi alasannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved