HUMAN INTEREST
CURHAT PSK di Batam saat Pandemi Covid-19, 'Cari Rp 500 Ribu Aja Sekarang Susah'
Pandemi covid-19 juga dirasakan oleh PSK di Batam. Bagaimana kisah mereka untuk bertahan hidup di kota industri ini?
Sebetulnya, Riris tak ingin menjalani profesi ini. Tapi mau bagaimana, tingginya biaya hidup membuatnya mengambil jalan pintas.
“Saya pun malu kalau keluarga tahu. Makanya foto di aplikasi tak saya pasang foto utuh, hanya tampak badan,” tambah dia lagi.
Riris nekat untuk menjadi seorang pekerja seks di Batam setelah bercerai dengan suaminya beberapa waktu lalu.
“Lagi pula, pendidikan saya juga tak memadai. Jadi ya begini,” sesalnya.
Ia pun berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir. “Semoga semua membaik seperti sedia kala,” harapnya.(TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam