Breaking News:

HUMAN INTEREST

CURHAT PSK di Batam saat Pandemi Covid-19, 'Cari Rp 500 Ribu Aja Sekarang Susah'

Pandemi covid-19 juga dirasakan oleh PSK di Batam. Bagaimana kisah mereka untuk bertahan hidup di kota industri ini?

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Septyan Mulia Rohman
Kompas
CURHAT Pekerja Seksi di Batam saat Pandemi Covid-19. Foto ilustrasi. 

“Biasanya, satu malam itu bisa Rp 5 juta atau lebih. Sekarang, nyari Rp 500 ribu saja susah,” ujar Caca kepada TribunBatam.id, Sabtu (27/3/2021) malam.

Lanjut Caca, uang sebesar Rp 5 juta itu bisa didapatkannya setelah melayani 5 hingga 10 pelanggan.

Namun kini, mencari 2 hingga 3 pelanggan saja dirinya kesulitan.

“Siapa sih bang yang mau hidup dengan cara ini terus? Saya ini harus menyekolahkan anak,” katanya lagi.

Sambil memainkan ponsel pintar (smartphone) miliknya, Caca bercerita jika pekerjaan ini baru ditekuninya sejak beberapa waktu lalu.

Sebelum pandemi Covid-19 masuk ke Batam, dirinya adalah seorang pemandu lagu (ladies escort) di salah satu pub Kota Batam.

Baca juga: Peras Mucikari dan PSK, Kompol AS tak Berkutik saat Diciduk Anggota Resmob Polda Metro Jaya

Baca juga: Masih SMP Sudah Berani Jual Diri, PSK Belia 7 Kali Open BO, Tarifnya Murah Sekali !

Saat itu, tugas Caca hanya menemani tamu-tamu pub berkaraoke.

Bayaran untuknya pun tergantung dari banyaknya tamu dalam satu malam.

“Lumayan bang pendapatannya. Tapi karena pandemi, tempat saya bekerja itu tentu tak sanggup bayar kami.

Untuk operasional saja sudah berat dengan kondisi sekarang ini,” sedihnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved