Sabtu, 9 Mei 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Corona di Batam Serang 2 Sekolah di Belakang Padang, Belajar Kembali Daring

Total, terdapat 3 sekolah di Batam ditutup sementara karena ada pasien positif covid-19 di lingkungan sekolah itu.

Tayang:
TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Corona di Batam Serang 2 Sekolah di Belakang Padang, Belajar Kembali Daring. Foto Kegiatan belajar mengajar di SMPN 1 Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepri. Foto diambil belum lama ini. 

Ketiga sekolah itu, satu berada di kawasan mainland dan 2 sekolah di kawasan hinterland.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan di kawasan mainland merupakan SMP Negeri 43 Batam.

Sementara di Kawasan Hinterland SDN 04 dan SMPN 1 Kecamatan Belakang Padang.

"Ada seorang siswa terkonfirmasi positif Covid-19 dari orangtuanya juga. Sehingga sempat anak ini masuk 2 hari, setelah swab positif," ujar Hendri, Selasa (30/3/2021).

Hendri melanjutkan di SMPN 43 pihak sekolah juga sudah melakukan tracing di kelas anak tersebut. A

da 15 anak yang masuk dan guru yang mengajar 9 orang.

"Di tracing Puskesmas Baloi Permai semuanya negatif. Karena memang tak kontak erat. Mereka mematuhi protokol kesehatan.

Di dalam kelas sudah berjarak, pakai masker, tak ada yang bersentuhan," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan menegaskan bahwa setiap sekolah yang memiliki rekomendasi, memang diperbolehkan untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan menegaskan bahwa setiap sekolah yang memiliki rekomendasi, memang diperbolehkan untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka. (TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI)

Untuk mengantisipasi, sekolah SMPN 43 kembali belajar secara daring selama 14 hari ke depan.

"Itu hasil dari keputusan Puskesmas," katanya.

Terpisah, seorang orangtua siswa di SMPN 43 Batam, Ita mengatakan anaknya kembali belajar online lantaran ada seorang siswa yang terpapar Covid-19.

Diakuinya, yang terpapar Covid-19 tersebut merupakan kelas IX.

"Sekolah ditutup mulai semalam. Belum ada informasinya ditutup sampai kapan, tunggu informasinya," katanya.

Ita menambahkan sejauh ini dirinya tak merasa khawatir walaupun anaknya sudah belajar tatap muka di sekolah di tengah pandemi Covid-19.

Yang penting seluruh pihak tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Itu terus berlalu, kalau boleh masuk tak apa. Yang protokol kesehatan jalan. Covid-19 ini tak tahu kapan berakhir," katanya.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved