Breaking News:

KEPRI TERKINI

Hadiri Wisuda UMRAH, Ansar Ahmad: Tangkap Peluang Kemaritiman untuk Memajukan Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta para wisudawan/wisudawati UMRAH mengaplikasikan pengetahuannya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Kepri

tribunbatam.id/istimewa
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad saat hadiri acara Sidang Terbuka Senat Universitas Maritim Raja Ali Haji, Wisuda Sarjana XVI di Auditorium Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Pulau Dompak, Selasa (30/3/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad mengatakan menjadi wisudawan/ wisudawati bukanlah akhir dalam perjalanan menimba ilmu.

Karena sejatinya setelah wisuda, baru perjalanan awal untuk berkontribusi baik untuk keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

“Teruslah berkarya dan berinteraksi menambah keilmuan saudara dimanapun berada. Saya sebagai Gubernur saja setiap hari belajar, agar tidak ketinggalan dengan perkembangan,” kata Ansar, saat memberikan sambutan pada acara Sidang Terbuka Senat Universitas Maritim Raja Ali Haji, Wisuda Sarjana XVI di Auditorium Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Pulau Dompak, Selasa (30/3/2021).

Kepada wisudawan/ wisudawati, Ansar juga berpesan agar mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari di Kampus, untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang ada di Kepri.

“Ilmu yang didapat bagikan kepada masyarakat. Teruslah mengasah keterampilan agar dapat menjadi para entrepreneur baru serta para motivator-motivator baru yang dapat memberikan pendampingan guna meningkatkan produktivitas masyarakat,” katanya.

Baca juga: Hadiri Vaksinasi Corona untuk Imam Masjid di Batam, Wagub Kepri Marlin: Terima Kasih Nakes

Baca juga: Polemik Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Ansar Ahmad Ajak Rahma Bertemu, Tapi Tak Datang

Ansar menyampaikan, bahwa berdasarkan survey dari lembaga yang kredibel, diprediksikan bahwa apada tahun 2045 Indonesia akan tumbuh menjadi salah satu negara dengan perekonomian terbesar, sejajar dengan Tiongkok dan Amerika Sarikat.

Hal ini sangat mendasar karena bangsa ini dianugerahi bonus demografi yang merupakan suatu keadaan di mana penduduk yang masuk ke dalam usia produktif jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia tidak produktif. Bonus demografi ini tentunya bis a menjadi ancaman dan keuntungan yang harus diantisipasi. Menjadi ancaman apabila tidak mampu memanfaatkannya dengan membangun SDM yang lebih baik lagi.

“Oleh karena itu Pemerintah Provinsi bersungguh-sungguh dari waktu ke waktu bersama entitas pendidikan membangun mutu dan kualitas pendidikan mulai dari jenjang pendidikan yang paling dasar, mulai dari tingkat pedesaan hingga perkotaan sehingga bonus demografi yang menopang kemajuan bangsa dapat kita nikmati dalam waktu yang tidak lama lagi,” jelasnya.

Ansar juga menyampaikan kondis terkini perekonomian di Kepri yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemic Covid-19, diantaranya menurunnya pertumbuhan ekonomi yang sempat menyentuh minus 6,6 persen.

Namun dengan berbagi kebijakan baik program pemberdayaan masyarakat untuk mendorong UMKM, relaksasai dan pemberian insentif bagi para investor, menggenjot ekspor dan menekan impor, membuka secara perlahan sektor pariwisata serta mendorong konsumsi masyarakat dan belanja Pemerintah Provinsi serta Kabupaten Kota maka kita harapkan diawal tahun 2022 perekonomian akan tumbuh positif diangka 1,8 sampai dengan 3,5 persen.

Halaman
12
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved