Sabtu, 25 April 2026

TERORIS SERANG MABES POLRI

Danpaspampres Tidak Pernah Menganggap Aman, Status Istana Presiden RI Darurat Pasca Teror?

Paspampres siaga 24 jam setelah terduga teroris serang Mabes Polri, anggota hingga panser disiapkan.

Kaskus
Ilustrasi Paspampres 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Penembakan yang diduga terkait aksi teror terjadi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (31/3/2021).

Dalam video amatir, terlihat seseorang yang berpakaian hitam berusaha masuk ke lingkungan Mabes Polri.

Berdasarkan tayangan Kompas TV, pria itu kemudian terlihat jatuh dan tersungkur.

Peristiwa ini terjadi tak lama setelah Polri melakukan sejumlah penggerebekan terhadap terduga teroris, usai terjadi aksi teror bom bunuh diri di Makassar pada Minggu (28/3/2021).

Aksi teror di Makassar itu, menurut Polri, diduga dilakukan kelompok Jamaah Ansharut Daulah.

Terduga Teroris Mabes Polri Punya Kartu Perbakin, Apa Itu? Erat dengan Senjata Api

Kendati demikian, Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres) siaga 24 jam setelah terduga teroris serang Mabes Polri, anggota hingga panser disiapkan.

Terduga teroris ditembak saat meneror Mabes Polri, Rabu (31/3/2021)
Terduga teroris ditembak saat meneror Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) (ist)

Komandan Paspampres ( Danpaspampres) Mayjen TNI Agus Subiyanto mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah menganggap kondisi istana kepresidenan aman.

Oleh karena itu penjagaan selalu dilakukan dengan ketat.

Tidak Hanya Todongkan Senjata, Saksi Mata Sebut Terduga Teroris 2 Kali Lesatkan Tembakan ke Polisi

Pernyataan Jenderal Bintang Dua tersebut merespon terduga teroris yang sudah berani masuk ke dalam Markas Besar Kepolisian RI di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Rabu, (31/3/2021).

Terduga teroris menerobos Markas Besar Kepolisian pada Rabu petang, (31/3/2021).

Terduga teroris yang berhasil dilumpuhkan tersebut, masuk ke pusat markas kepolisian, di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

"24 jam Paspampres siaga. Tidak pernah menganggap situasi aman," kata Agus kepada wartawan, Rabu, (31/3/2021).

Personal dan kendaraan taktis kata Agus selalu disiagakan dalam mengantisipasi ancaman terhadap VVIP dan instalasi VVIP yang menjadi tugas pengamanan Paspampres.

Sosok Terduga Teroris yang Masuk ke Mabes Polri Tadi Sore, Wanita Belum Menikah

"Personel, senjata, K 9, kendaraan, panser, melaksanakan pengamanan berlapis, antisipasi ancaman yang timbul," pungkasnya.

Sebelumnya Orang tidak dikenal yang diduga teroris masuk ke Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Rabu petang (31/3/2021).

Terduga teroris yang berjenis kelamin perempuan tersebut tampak mengacungkan senjata sebelum kemudian dilumpuhkan.

Ditembak mati di dekat gedung utama

Rekaman jarak dekat wanita terduga teroris yang ditembak di Mabes Polri, Senin (31/3/2021)
Rekaman jarak dekat wanita terduga teroris yang ditembak di Mabes Polri, Senin (31/3/2021) (ist)

Dalam video amatir dan rekaman CCTV yang disiarkan Kompas TV memperlihatkan, terduga teroris tampak berjalan dari arah pintu masuk pejalan kaki atau pintu belakang Mabes Polri yang memang untuk umum.

Identitas Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri, Anak Bungsu dari 3 Bersaudara, Belum Menikah

Dia kemudian mendekati sisi gedung tepatnya pos penjaga, di dekat ruang kerja Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo.

Terduga teroris itu kemudian melepaskan tembakan. Akibatnya, baku tembak pun terjadi.

Tak lama, terduga teroris berhasil dilumpuhkan pihak kepolisian dengan timah panas. Dia tewas di tempat.

Tujuh kali tembakan

Contoh senapan serbu AR-15 (foto hanya ilustrasi)
Contoh senapan serbu AR-15 (foto hanya ilustrasi) (tribunnews batam/istimewa)

Saksi mata bernama Ari (27) mengatakan, ia mendengar suara letusan senjata api berkali-kali.

Menurut Ari, tembakan tersebut terdengar berturut-turut.

Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri Diantar Pakai Mobil Silver

“Awalnya yang pertama lebih kenceng. Setelahnya berturut-turut tembakannya,” ujar Ari saat ditemui, Rabu sore.

 Ari, yang merupakan juru parkir di sekitar lokasi, tengah memindahkan mobil yang terparkir ketika mendengar suara tembakan.

“Setelah tembakan pertama, saya keluar dari mobil. Saya kira ada apa. Saya langsung ke tengah. Saya juga jaga jarak karena takut tembakan meleset,” lanjutnya.

Sementara itu, seorang sopir ojek online bernama Masron juga mendengar letusan senjata api itu.

“Suara tembakannya ada 6-7 kali. Saya kira ada senjata macet, dibuang. Tapi kok beruntun tembakannya. Yang pertama lebih kenceng. Yang kedua ketiga lebih pelan,” kata Masron.

Ada baku tembak, wartawan di Mabes Polri diminta keluar

Wartawan yang tengah berada di dalam Divisi Humas Mabes Polri lantas diminta keluar sesegera mungkin.

"Kami sempat ada di dalam, di gedung Divisi Humas Mabes Polri, tapi kemudian ada aparat kepolisian yang terus meminta kami keluar Mabes," ujar Okta, jurnalis Kompas TV, dalam siaran langsung Kompas TV.

Terduga Teroris Serang Mabes Polri, Kapolda Kepri Minta Polres Tingkatkan Pengamanan

Reporter Kompas.com, Wahyu Adityo Prodjo mengatakan, sejumlah polisi terlihat membawa sejumlah wartawan keluar dari area komplek Mabes Polri.

"Pengamanan ketat diberlakukan, kami juga tadi di pagar luar diminta menjauh. Polisi masih berkumpul, kendaran taktis dan Gegana sudah siaga ada di dalam," ucap Wahyu.

Diduga seorang wanita
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus itu termasuk identitas terduga teroris.

 
Akan tetapi, berdasarkan video amatir, rekaman CCTV, dan gambar yang beredar, terduga teroris diduga seorang wanita.

Dia tampak mengenakan kerudung berwarna biru dan baju panjang hingga ke kaki berwarna hitam.

Dari video dan gambar, terlihat terduga teroris membawa sebuah buku berwarna kuning dan tas.

Saat ia tewas di tempat, ada sepucuk pistol tergeletak di sisi kiri tubuhnya.

Pesan Penting teroris di Balik Teror di Mabes Polri, Teroris Berani Mati Beraksi Sendiri

Pemeriksaan ketat wartawan hingga warga

Pasca penembakan, pengamanan di sekitar Mabes Polri di sepanjang Jalan Trunojoyo pun diperketat.

Aparat kepolisian menyisir lokasi tersebut, termasuk memeriksa para wartawan hingga masyarakat yang berada di sana.

"Polisi sedang melakukan sterilisasi di sekitar lokasi. Mereka cek-cek semua orang yang ada di sekitar Mabes Polri," ujar Wahyu.

Wahyu menjelaskan, polisi bahkan memeriksa identitas semua wartawan yang datang meliput.

Polisi juga berpesan agar wartawan bisa menjaga diri dan waspada supaya tidak ada penyusup yang masuk.

"Tidak hanya wartawan, orang-orang yang melintas tadi juga ada yang diberhentikan tapi kemudian diminta langsung menjauh dari lokasi," ucap Wahyu.

Rumah Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri Dipasang Garis Polisi, Kelurga ke RS Polri

Jenazah diperiksa Gegana

Terduga teroris ditembak saat meneror Mabes Polri, Rabu (31/3/2021)
Terduga teroris ditembak saat meneror Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) (ist)

Jenazah terduga teroris baru bisa didekati Gegana sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam tayangan Kompas TV, sejumlah aparat kepolisian kemudian mendekat setelah tim Gegana memastikan terduga teroris steril dari bahan peledak.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan proses identifikasi.

(*/tribunbatam.id)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS

Berita lain tentang TERORIS SERANG MABES POLRI

Berita lain tentang TERORIS

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Paspampres Siaga 24 Jam Setelah Terduga Teroris Serang Mabes Polri, Anggota hingga Panser Disiapkan

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved