TRIBUN WIKI
Inilah Negara Paling Tidak Religius di Dunia, Sembah Alam hingga Bicara dengan Pohon
Inilah Negara Paling Tidak Religius di Dunia, Sembah Alam hingga Bicara dengan Pohon
Aigar mengatakan tempat peribadatannya adalah hutan.
Namun, tidak ada upacara, rutinitas, atau teks keagamaan, yang membuat hal itu sulit disebut sebagai agama yang terorganisir.
Putrinya, Kotre (22 tahun), menimpali, "Sebagian besar dari kita berkata, ya, kita Mausk, tetapi kita tidak membahas (detail). Kita hanya tahu bahwa itu selaras dengan alam dan jiwa kita sendiri."
Gadis-gadis muda memetik bunga liar dan membuat mahkota, yang menurut kepercayaan kuno, mereka harus meletakkan di bawah bantal mereka pada malam hari.
Tujuannya agar mereka mendapatkan seorang suami.
Tradisi seperti itu tertanam kuat dalam budaya Estonia.
Lebih dari 50 persen orang Estonia mengatakan bahwa mereka percaya pada roh atau kekuatan hidup, betapapun tidak jelasnya itu.
Namun, ada beberapa perselisihan tentang berapa umur tradisi yang mereka anut.
"Tradisi biasanya didasarkan pada cerita rakyat...dikumpulkan dari abad ke-19 dan awal abad ke-20," kata Tonno Jonuks, seorang arkeolog yang mengkhususkan diri pada agama prasejarah di Estonia.
"Itu adalah sesuatu yang mereka percayai dan gunakan. Itu bukan sesuatu dari abad pertengahan atau sebelum Kekristenan," ujar Jonuks.
Berbicara dengan pohon
Aigar mengatakan bahwa kelompoknya, Mausk, mendirikan organisasi berdasarkan apa yang mereka gambarkan sebagai kalender rahasia kuno sejak berabad-abad yang lalu.
Ia mengatakan bahwa organisasi tersebut dibentuk berdasarkan apa yang mereka gambarkan sebagai kalender rahasia kuno sejak berabad-abad yang lalu.
Kalender rahasia kuno disebut Maavalla Koda dan memiliki sekitar 3 atau 4 ratus anggota.
Di antara mereka adalah Andres Heinapuu dan putranya, Ott.
Bagi mereka, spiritualitas bumi tetap sangat pribadi, ini semua tentang bagaimana Anda berhubungan dengan makhluk hidup di sekitar Anda:
"Pohon itu tidak memiliki telinga. Saya memikirkan pertanyaan itu dengan lantang di depan pohon. Dan kemudian saya merasakan entah bagaimana jawabannya terkirim kembali," ungkapnya.
Ott menjelaskan bahwa "pohon adalah subjek, bukan objek".(*)
Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Inilah Negara 'Paling Tidak Religius' di Dunia, Pagan dan Pemuja Alam Membudaya,
Berita lain tentang TRIBUN WIKI
Baca berita terbaru lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hrdvf.jpg)