BATAM TERKINI

BP Batam Tampung Usulan Proyek Jembatan Batam Bintan, 'Pembangunan Harus Cermat'

Pembangunan Jembatan Batam Bintan menjadi salah satu proytek prioritas utama Pemerintah Pusat.

|
TribunBatam.id/Istimewa
BP Batam Tampung Usulan Proyek Jembatan Batam Bintan. Foto Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan, memimpin webinar terkait pembangunan jembatan Batam-Bintan, Rabu (7/4/2021). 

Seiring pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi pun meningkat.

Beberapa titik infrastruktur di Kota Batam kini juga telah dibangun, seperti Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang telah memiliki runway terpanjang, serta enam buah jembatan yang menghubungkan Batam, Rempang dan Galang di tahun 1998.

"Kini Batam menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi yang bertumbuh pesat.

Konsep pembangunan yang kami lakukan adalah, konsep ship follow the port, atau trade follow the port," ujar Fesly.

Kementerian PUPR Soal Jembatan Batam Bintan

Tidak hanya Pemprov Kepri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Kementerian PUPR menyebut, jika sudah ada investor yang berminat dalam pembangunan jembatan yang ditaksir menelan biaya hingga Rp 8 triliun ini.

Dilansir dari Kontan.co.id dengan judul 'Kementerian PUPR targetkan lelang proyek jembatan Batam–Bintan pada akhir tahun 2021',

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, proyek jembatan Batam Bintan akan ditawarkan dengan skema KPBU.

Saat ini proyek Jembatan Batam Bintan masih dalam review teknis dan finansial karena ada perubahan sejumlah asumsi.

Ia mencontohkan, jika ada permintaan untuk penambahan jalur motor di jembatan, yang itu nanti berimplikasi pada investasi.

Lalu kemudian penambahan lebar jembatan tol, dulu inginnya 26 meter, sekarang inginnya 32 meter karena harus ada jalur motor tadi.

“Ini yang membuat kemudian kita sedikit bergeser dari jadwal semula. Jadi itu antara lain yang harus dilihat kembali,” terang Eko, Sabtu (3/4/2021).

Eko menuturkan, nantinya jika proyek Jembatan Batam Bintan secara ekonomi feasible tetapi finansial tidak feasible, maka akan disiapkan untuk dukungan pemerintah.

Hal ini harus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain.

Proyek Jembatan Batam Bintan rencananya akan dilelang pada kuartal dua tahun 2021.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved