Breaking News:

Harta Tahta dan Wanita, Uang Rakyat Biayai 146 Perempuan Simpanan, Aksi Xu Qiyao Bikin Geger China

Mantan Direktur Departemen Konstruksi Provinsi Jiangsu Xu Qiyao ditangkap dengan tuduhan penyuapan serius dan penyalahgunaan kekuasaan menggaet wanita

Kolase gambar ilustrasi via Serawak Report dan Tribun Bisnis
Harta Tahta dan Wanita, Uang Rakyat Biayai 146 Perempuan Simpanan, Aksi Xu Qiyao Bikin Geger China 

Penyelidik menemukan uang korup Xu Qiyao disimpan di brankas, dimasukkan ke dalam celah di dinding, dan bahkan lubang pohon di taman.

Media online Yzichan mengatakan, bahwa pada tahun 1997, Xu Qiyao ke sebuah pabrik untuk survei.

Dia mengungkapkan ketertarikannya yang besar pada furnitur di ruang rapat pabrik.

Setengah bercanda ia berkata: "Melihat interior di sini, saya berpikir lagi bahwa furnitur di rumah saya sudah tua dan ketinggalan zaman, tidak mengikuti perkembangan zaman".

Baca juga: Koruptor Tak Berkutik, Inilah Daftar Vonis Hakim Artidjo Alkostar Paling Ngeri

Baca juga: Bak Sarang Koruptor, Inilah 9 Negara Paling Korup di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Sepekan kemudian, satu set furnitur mahoni senilai lebih dari 100.000 yuan dikirim di rumah Xu Qiyao .

Pada tahun 1998, Xu Qiyao menyetujui proyek perumahan komersial, setelah menghabiskan 50.000 yuan dengan "pesta teh" dengan investornya.

Pada tahun yang sama, unit yang membangun lingkungan baru di Yancheng, membawa 2.000 yuan, datang berkat Xu Qiyao untuk membantu pekerjaan berjalan lancar.

Koruptor China Dieksekusi Mati, 100 Gundiknya Tinggal di 1 Perumahan, Duit Tunai Korupsinya 30 Ton
Koruptor China Dieksekusi Mati, 100 Gundiknya Tinggal di 1 Perumahan, Duit Tunai Korupsinya 30 Ton (Kolase gambar ilustrasi via Serawak Report dan Tribun Bisnis)

Xu lahir pada November 1943, di Distrik Xinhai, Provinsi Jiangsu.

Ayah Xu bergabung dalam perang perlawanan melawan Jepang dan meninggal saat dia berumur 1 tahun.

Karena dia anak seorang pejuang, Xu disubsidi oleh masyarakat di daerah dan negara bagian, termasuk untuk pendidikannya.

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved