Breaking News:

Otak Kotor Oknum Dosen PTN Cabul, Gerayangi Ponakan Modus Terapi Kanker Payudara, Ngakunya Khilaf

Berdalih melakukan terapi kanker payudara seorang paman yang berprofesi sebagai dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menggerayangi keponakannya sendiri

Tribun Manado/Arthur Rompis
Otak Kotor Oknum Dosen PTN Cabul, Gerayangi Ponakan Modus Terapi Kanker Payudara, Ngakunya Khilaf. Foto hanya ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id -Tinggal di rumah saudara di perantauan ternyata tak lantas menjamin keselamatan.

Seorang pelajar berisua 16 tahun, sebut saja namanya Bunga, yang malah jadi pelampiasan nafsu pamannya.

Berdalih melakukan terapi kanker payudara, sang paman yang berprofesi sebagai dosen menggerayangi Bunga.

Sempat meminta maaf ke ibu korban dan keluarga besar, oknum dosen cabul itu tetap dilaporkan ke polisi.

Lima siswa pelaku bullying dan seorang siswa korban kasus video viral bullying (perundungan) di sebuah SMK di Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara menjalani pemeriksaan di Polsek Bolaang, Selasa (10/3/2020).
Lima siswa pelaku bullying dan seorang siswa korban kasus video viral bullying (perundungan) di sebuah SMK di Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara menjalani pemeriksaan di Polsek Bolaang, Selasa (10/3/2020). (Tribun Manado/Arthur Rompis)

Pelaku merupakan oknum dosen di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jember.

Kepada sejumlah wartawan, ibu Bunga menuturkan dirinya mengetahui pelecehan seksual menimpa anaknya berdasarkan unggahan sang anak di Insta Story.

Pada unggahan tersebut, si anak menuliskan judul 'stop pelecehan seksual!', sambil menulis rangkaian tulisan berbunyi ajakan kepada korban kekerasan seksual untuk tidak diam dan jangan takut.

"Walau jauh, saya kan selalu memantau medsos anak saya.

Ketika dia menggugah itu, saya pun langsung bertanya kepada anak saya 'itu maksudnya apa, Kak'," ujarnya kepada Surya.coid (TRIBUNBATAM.id Grup), Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Dicopot Anies, Ini sosok Pejabat DKI Jakarta yang Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap ASN Wanita

Baca juga: Jadi Korban Pelecehan, 2 Wanita Sekretaris Pasrah Digerayangi, Takut Lihat Keris di Celana si Bos

Bunga memang berada di Jember, karena bersekolah di sana.

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved