Breaking News:

RAMADHAN 2021

Aturan Buka Tutup Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan 2021 di Batam, Tutup 3 Hari di Awal

Pemerintah Kota Batam sudah mengeluarkan aturan terkait buka tutup tempat hiburan malam selama Ramadhan 2021. Bagi yang melanggar akan dapat sanksi

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Foto Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata. Aturan Buka Tutup Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan 2021 di Batam, Tutup 3 Hari di Awal 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tempat hiburan malam, diskotik, karaoke, pub, bar, arena permainan, klub malam, panti pijat, dan spa di Batam harus menutup operasional selama 3 hari menjelang awal Ramadhan. Selama 2 hari di pertengahan Ramadhan, dan 3 hari menjelang Idulfitri.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata. Ia mengatakan tim terpadu pengawasan akan turun melakukan pemantauan, pengendalian, dan melakukan penindakan terhadap ketentuan ini.

Setiap pelanggaran atas ketentuan tersebut akan diberikan sanksi teguran hingga pembekuan izin usaha sesuai perundang-undangan yang berlaku.

"Kami pasti awasi. Kami berharap semua patuhi edaran ini," ujar Ardi, Senin (12/4/2021).

Ia mengakui, Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah membolehkan umat muslim untuk kembali menggelar ibadah selama bulan suci Ramadhan. Kendati demikian untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, pemerintah mengeluarkan panduan dan beberapa aturan.

Baca juga: JELANG Ramadhan 2021, Tim Gabungan Batam Razia Kafe Penjual Mikol, 5 Kafe tak Punya Izin  

Baca juga: Sambut Ramadhan 2021, Polresta Barelang dan Jajaran Semprot Disinfektan di 87 Masjid Batam

Terpisah, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan kondisi saat ini lebih baik dari tahun lalu, sehingga dalam rapat Forkopimda memutuskan, kembali memperbolehkan aktivitas masyarakat yang tahun lalu dilarang.

"Untuk ibadah tetap menggunakan protokol kesehatan. Pada hari tertentu kapasitas umat di masjid hanya boleh 50 persen dari daya tampung. Tujuannya tak lebih untuk mengendalikan penyebaran Covid-19," kata Rudi.

Beberapa aturan yang harus diterapkan di antaranya mengatur jarak salat, waktu untuk ceramah paling lambat 15 menit, berbuka dan sahur dianjurkan di rumah. Untuk umat muslim yang ingin menjalankan iktikaf, tadarus, salat tarawih dan fardhu ada pembatasan 50 persen dari total kapasitas masjid.

”Termasuk saat Nuzul Quran, dan buka puasa bersama. Jangan ada kerumunan, dan tetap terapkan protokol kesehatan. Kita sangat berharap ibadah berjalan lancar dan tidak ada klaster tentunya," ujarnya.

Selain itu, kegiatan pengumpulan zakat selama bulan Ramadhan dan jelang Idulfitri nanti harus sesuai dengan protokol kesehatan, seperti yang sudah dilaksanakan tahun lalu. Baik penerima maupun pembayar zakat harus menggunakan masker, dan tidak berkerumun.

Rudi menambahkan untuk pelaksanaan vaksinasi selama bulan puasa tetap dilakukan, sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang sudah diterbitkan.

"Semua kegiatan hampir diperbolehkan. Jadi sekarang mari kita bersama menjaga agar semua ini berjalan lancar, saya juga butuh bantuan semua pihak agar jangan ada klaster baru dari aktivitas apapun selama Ramadhan," katanya.

(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Ramadhan

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved