Breaking News:

Buka Musrenbang Kepri, Ansar Ahmad Ajak Maksimalkan Potensi Kepri untuk Pulihkan Ekonomi

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap di tengah pandemi covid-19 segala potensi yang ada di Kepri dapat dimaksimalkan untuk pemulihan ekonomi

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad didampingi para tamu undangan saat menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri 2021 di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepri, Senin (12/4/2021) 

"Sebelum dilaksanakannya kegiatan Musrenbang ini, telah dilaksanakan kegiatan pra musrenbang. Terdiri dari rapat pendahuluan RKPD, penyusunan rancangan awal Renja OPD, inputing renja melalui SIPD, pelaksanaan pra forum OPD, Musrenbang Kabupaten/Kota, dan pelaksanaan forum OPD," kata Andri.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD. Menurut Jumaga, Provinsi Kepri telah masuk ke usia yang ke-19 tahun, dan telah melalui 3 tahapan RPJMD.

“Tahun ini memasuki tahapan RPJMD keempat sekaligus terakhir, yang merupakan finalisasi RPJMD Provinsi Kepri yang memiliki sektor unggulan pariwisata dan kemaritiman. Ke depannya perlu dijadikan prioritas pembangunan,” ucap Jumaga.

Selanjutnya, Mendagri yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Suhajar Diantoro dalam arahannya menyampaikan, tahun 2022 merupakan tahun kunci untuk meletakkan kembali landasan bagi negara untuk keluar dari "middle income trap" sebelum tahun 2045.

"Adapun arahan dari Mendagri terkait rencana pembangunan Provinsi Kepulauan Riau antara lain reprioritisasi jenis proyek yang akan dibangun, memperkuat infrastruktur pelayanan dasar terutama sektor kesehatan, mendukung sektor-sektor ekonomi yang memiliki backward-forward linkage yang luas, pembangunan infrastruktur berbasis teknologi dan informasi, dan pelaksanaan belanja modal, barang, dan jasa dalam pembangunan infrasruktur diutamakan memiliki kandungan lokal yang paling optimal," kata Suhajar.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan, Taufik Hanafi menyampaikan 3 hal pada Musrenbang ini. Yaitu capaian dan tantangan pembangunan nasional, Rancangan RKP 2022, dan pokok-pokok pikiran pembangunan Provinsi Kepri.

"Indonesia perlu melakukan transformasi ekonomi untuk keluar dari middle income trap yang telah disampaikan Pak Suhajar sebelumnya. Berkaitan dengan itu Presiden Jokowi telah menyetujui tema RKP 2022 yaitu pemulihan ekonomi dan reformasi struktural," kata Taufik.

Pada kesempatan itu, disejalankan juga dengan penyerahan pokok-pokok pikiran DPRD Kepri oleh Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad serta pemukulan gong yang menandai pembukaan Musrenbang Provinsi Kepri tahun 2021.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved