Gegara Terlalu Murah, Air Minum Kemasan Mindy Diprotes Pedagang Air Isi Ulang di Batam
Koordinator depot air minum isi ulang di Tanjungsengkuang Batam, Fahrul khawatir, polemik harga Mindy yang terlalu murah bisa mematikan usaha pedagang
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Komunitas pedagang air isi ulang di Tanjungsengkuang, Kota Batam, menyampaikan protesnya ke anggota DPRD Batam terkait murahnya harga air galon Mindy.
Sejumlah pedagang beranggapan, harga itu dapat mematikan depot air minum kategori usaha kecil menengah (UKM) di Batam.
"Sudah tiga bulan terakhir kami merasa dirugikan. Harga mereka (Mindy) dijual di bawah kami, Rp 5 ribu per galon. Selain itu, mereka memberikan galon gratis dan juga gratis 1 kalau beli 10 galon," ujar Fahrul, koordinator depot air minum isi ulang saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar, belum lama ini.
Fahrul khawatir, polemik ini akan menyebabkan beberapa pedagang gulung tikar jika tidak disikapi serius oleh pemerintah.
Menyikapi kondisi ini, Sales and Promotion Manager PT Wahana Tirta Milenia (WTM) selaku produsen air minum kemasan Mindy, Budi Kurniawan tak tinggal diam.
Baca juga: Harga Tiket Pesawat Batam ke Surabaya, Medan, dan Padang Rabu 14 April 2021
Baca juga: Buat Bangga, Kabasarnas Luncurkan 6 Kapal SAR Berteknologi Canggih Produksi Batam
Budi mengatakan, sebagai produk air minum kemasan yang cukup digemari, Mindy ingin menghapus anggapan buruk masyarakat.
Di mana, banyak orang berpendapat jika produk berkualitas sudah dapat dipastikan harganya mahal.
"Dari sisi bisnis memang keuntungan sangatlah penting. Namun, khusus untuk produk air minum sehat sebagai salah satu kebutuhan mutlak manusia, keuntungan bukanlah motif utama.
Oleh sebab itu bagi kami, kualitas saja tidaklah cukup melainkan harus pula terjangkau oleh daya beli masyarakat," tegas Budi saat konferensi pers digelar, Sabtu (10/4/2021) lalu.
Karena alasan ini pula, Mindy menetapkan harga jual eceran jauh lebih murah dibandingkan harga jual komersial.
"Kami sadar dalam setiap tindakan walau didasari niat baik sekalipun mungkin saja justru menyebabkan kerugian bagi pihak tertentu, sehingga berpeluang memicu konflik.
Akan tetapi, sejauh ini kami senantiasa berupaya mengedepankan langkah persuasif dengan merangkul mereka yang merasa dirugikan," tambahnya.
Selain itu, Budi menjelaskan jika sejumlah strategi pemasaran dilakukan oleh pihaknya guna mendukung langkah pemerintah dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Oleh sebab itu, Mindy hadir dengan program pembagian 1 buah galon dan 10 (sepuluh) kupon air secara cuma-cuma bagi setiap keluarga.
Program ini pun telah berjalan tiga bulan lamanya. Harapannya, kebutuhan masyarakat Batam terhadap air minum berkualitas dengan harga terjangkau dapat terpenuhi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1204usaha-galon-air-minum-di-batam.jpg)