Breaking News:

BATAM TERKINI

Pebrialin Jabat Plt Kepala Dinas Perhubungan Gantikan Rustam Efendi yang Terjerat Kasus Korupsi

Pebrialin ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) Kota Batam menggantikan Rustam Efendi yang kini terjerat kasus korupsi. 

TRIBUNBATAM/ARGIANTO
Kadishub Batam Rustam Efendi ditahan penyidik kejaksaan negeri Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemko Batam, Pebrialin ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) Kota Batam menggantikan Rustam Efendi yang kini terjerat kasus korupsi. 

"Saya sudah tunjuk Plt-nya, yaitu Asisten II, pak Pebrialin," ujar Rudi kala diwawancarai di Taman Dang Anom Batam Center, Sabtu (10/4/2021).

Menurut Rudi, posisi Kadishub Batam tak boleh dibiarkan kosong terlalu lama sehingga harus segera ada penggantinya.

Kadishub Batam Rustam Efendi ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Batam
Kadishub Batam Rustam Efendi ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Batam (tribunbatam.id/Argianto)

Dalam kesempatan tersebut, Rudi mengingatkan seluruh pegawai Pemko Batam untuk menjalankan kebijakan sesuai aturan yang ada.

"Saya kira, apabila ada kasus dilaporkan, atau saya tahu sendiri, maka akan sata tindak dan tegur," ujar Rudi.

Sebelumnya, Kadishub Batam, Rustam Effendi telah dinyatakan sebagai tersangka kasus korupsi atas dugaan pungutan liar penerbitan SPJK dealer mobil se-Kota Batam.

Yang bersangkutan telah ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, sejak Kamis (8/4/2021). 

Penyidik Kejaksaan Negeri atau Kejari Batam masih mengembangkan kasus dugaan korupsi di Dinas Perhubungan (Dishub) Batam.

Setelah menetapkan Kepala Seksi (Kasi) Pengujian Kendaraan Bermotor pada Bidang Angkutan Jalan Dishub Batam Hariyanto sebagai tersangka, terbaru Kejari Batam menetapkan Kepala Dishub Batam Rustam Efendi sebagai tersangka, Kamis (8/4/2021) lalu.

Berikut fakta-fakta Kadishub Batam Rustam Efendi jadi tersangka yang dihimpun Tribunbatam.id:

1. Jarak 22 hari

Penetapan status tersangka Rustam Efendi hanya berjarak sekitar 22 hari atau 3 minggu lebih satu hari dari penetapan status tersangka sebelumnya, Hariyanto.

Kejari Batam menetapkan Hariyanto sebagai tersangka pada 17 Maret 2021.

"Penetapan tersangka tersebut dalam dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengurusan rekomendasi penetapan jenis dan fungsi kendaraan bermotor," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus atau Kasi Pidsus Kejari Batam, Hendarsyah Yusuf Permana saat ditemui TribunBatam.id, beberapa waktu lalu.

2. Korupsi pungli

Hendarsyah mengatakan, kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rustam Efendi menyasar dealer mobil se-Kota Batam.

 "Pungutan liar yang dilakukan tersangka (Rustam) bersama-sama dengan tersangka H, dilakukan terhadap penerbitan SPJK yang merupakan syarat terbitnya surat KIR (pengujian kendaraan bermotor).

Subjek pungli adalah dealer mobil se-Kota Batam," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi Intel Kejari Batam, Hendarsyah Yusuf Permana kepada TRIBUNBATAM.id.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved