Breaking News:

BATAM TERKINI

Bea Cukai Batam Kunjungi BSOA, Dukung Pertumbuhan Industri Galangan Kapal saat Pandemi

Menjalankan fungsi Industrial Assistance, Bea Cukai Batam mengadakan Customs Visit Customer (CVC) ke BSOA untuk menanyakan masalah yang dihadapi

tribunbatam.id/istimewa
Kepala Kantor Bea dan Cukai Batam Susila Brata berfoto bersama BSOA dan jajaran PT Karya Teknik Utama, perusahaan galangan kapal di Sagulung, Batam, belum lama ini 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Kantor Bea dan Cukai Batam Susila Brata menggalakkan dialog dengan pelaku usaha. Upaya itu dilakukan demi membangkitkan kembali industri yang terpukul akibat pandemi Covid-19.

Seperti pada beberapa hari lalu, Susila mendatangi salah satu industri galangan kapal dan Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA).

Menjalankan fungsi sebagai Industrial Assistance, Bea Cukai Batam kembali mengadakan Customs Visit Customer (CVC) ke BSOA.

Dalam CVC ini, Bea Cukai Batam berkunjung ke salah satu perwakilan anggota BSOA, yakni PT Karya Teknik Utama, yang berlokasi di Sagulung, Batam.

Bea Cukai Batam memberikan informasi serta memberikan solusi pada permasalahan terkait kepabeanan dan berdiskusi bersama Novi Hasni selaku Kepala Harian BSOA.

Baca juga: Buat Bangga, Kabasarnas Luncurkan 6 Kapal SAR Berteknologi Canggih Produksi Batam

Baca juga: Kapal Buatan Batam Usir Coast Guard China dari Laut Natuna, Mampu Berlayar di Samudera 28 Hari

“Bea Cukai Batam selalu siap memberikan asistensi kepada pengguna jasa. Bea Cukai Batam akan terus berupaya agar proses kepabeanan tidak menghambat proses bisnis industri di Indonesia, khususnya di Batam,” ucap Susila Brata, Selasa, (13/4/2021).

Ia melanjutkan, di kala pandemi seperti saat ini, semua pihak harus melihat peluang untuk mendukung peningkatan industri di Indonesia.

"Dengan mendukung industri galangan kapal di Batam, kita dapat melihat multiplier effect yang diberikan. Karena industri padat karya akan banyak memberi kesempatan lapangan kerja dan menyerap banyak tenaga kerja,” ujarnya dalam diskusi bersama Novi Hasni.

Dalam diskusi tersebut, permasalahan yang dipaparkan pihak asosiasi yaitu terkait penginputan konversi bahan baku pada sistem CEISA piloting. Hal ini dikarenakan saat melakukan konversi banyak detail bahan baku yang harus diinput satu-persatu.

Bea Cukai Batam memberikan solusi dalam penginputan melalui media CSV. Dengan menginput data dalam media CSV sesuai ketentuan, kegiatan penginputan bahan baku oleh pihak asosiasi dapat lebih mudah dilakukan.

Halaman
12
Penulis: ronnye lodo laleng
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved