Senin, 27 April 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Pedagang Melayu Square Tanjungpinang Keluhkan Penerapan QRIS, Ini Kata BI Kepri

Pedagang Melayu Square Tanjungpinang mengeluhkan lambatnya proses pencairan dari sistem QRIS yang efektif Senin (12/4/2021).

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
Pedagang Melayu Square Tanjungpinang Keluhkan Penerapan QRIS, Ini Kata BI Kepri. Foto Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Musni Hardi K Atmaja saat bertransaksi pembayaran non tunai melalui QRIS yang disaksikan oleh sejumlah tamu undangan pada saat peresmian kawasan non tunai di Melayu Square, Tanjungpinang, Senin, (12/4/2021). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kawasan kuliner Melayu Square (MS) di Tanjungpinang kini menerapkan transaksi pembayaran secara non tunai melalui metode QR Code dari Bank Indonesia yang disebut Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Penerapan itu mulai efektif berlaku sejak Senin, (12/4/2021).

Meski telah dilakukan serangkaian uji coba kepada sejumlah pedagang dan pembeli beberapa waktu lalu bersama Bank Indonesia atau BI Kepri, proses pencairan dana dari penggunaan digitalisasi yang diterima oleh pedagang masih dikeluhkan pedagang.

Hal itu disampaikan langsung oleh salah satu pedagang kuliner di kawasan Melayu Square, Fendrayani kepada TribunBatam.id.

Ia menjelaskan, keluhan tersebut lantaran lamanya pencairan hasil penjualan para pedagang hingga sehari yang nantinya digunakan lansung sebagai modal belanja bahan.

Baca juga: Dampak Vaksinasi Corona, BI Kepri Sebut Ekonomi Global Mulai Membaik

Baca juga: BNI Batam Dukung Program Pembayaran SPP Non Tunai Melalui BNI e-Collection

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Musni Hardi K Atmaja saat bertransaksi pembayaran non tunai melalui QRIS yang disaksikan oleh sejumlah tamu undangan pada saat peresmian kawasan non tunai di Melayu Square, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Senin, (12/4/2021).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Musni Hardi K Atmaja saat bertransaksi pembayaran non tunai melalui QRIS yang disaksikan oleh sejumlah tamu undangan pada saat peresmian kawasan non tunai di Melayu Square, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Senin, (12/4/2021). (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

"Sebelumnya memang pencairannya itu pada saat uji coba kemarin sampai sehari, waktu sore baru kami terima.

Jadi banyak pedagang yang keberatan, karena kami kan semua butuh uang saat malam buat besok (subuh/red) belanja," keluhnya.

Terkait keluhan itu, perwakilan BI Kepri pun telah meresponnya.

Mereka berjanji keluhan pedagang terkait proses pencairan agar lebih cepat dari biasanya.

"Tadi kata orang BI, Insya Allah diusahakan bisa cairnya jam 12 malam.

Biar bisa besok paginya belanja, begitu.

Dipermudah untuk pedagang, jadi kita oke semua," terangnya.

Bagi Fendrayani yang berjualan aneka seafood ini, hadirnya transaksi pembayaran non tunai dari program Bank Indonesia memberikan kemajuan serta keamanan bagi para pedagang.

"Lebih bagus ada kemajuan lah untuk para pedagang.

Biasanya kami cuma mengenal terima uang, kalau sekarang dengan adanya QRIS ini lebih aman lagi," sebutnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved