Rabu, 27 Mei 2026

HUMAN INTEREST

Suka Duka Rudi Sukarjo Bangun Kebun Wisata Jambu Madu Edu Farm di Batam: Risiko Pasti Ada

Rudi Sukarjo mulai mengeluti usaha Kebun Jambu Madu Edu Farm Marina sejak 2015. Jatuh bangun usaha sudah menjadi bagian dari usaha yang digelutinya

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang
Foto Rudi Sukarjo, pemilik dan pengelola kebun wisata Jambu Madu Edu Farm Sei Temiang di Batam. Suka Duka Rudi Sukarjo Bangun Kebun Wisata Jambu Madu Edu Farm di Batam: Risiko Pasti Ada 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Membangun sebuah usaha itu tidak mudah, harus berani melangkah dan berani bertanggung jawab. Risiko pasti ada, namun semua kembali kepada kita.

Kalau kita tidak berani melangkah sampai kapan kita bisa memulai usaha. Inilah yang diungkapkan Rudi Sukarjo, pemilik sekaligus Pengelola Kebun wisata Jambu Madu Edu Farm, Sei Temiang Marina, Batam.

Sukarjo mulai mengeluti usaha Kebun Jambu Madu Edu Farm Marina sejak 2015 lalu. Jatuh bangun usaha sudah menjadi bagian dari usaha yang digelutinya.

Namun semuanya dijalani dengan penuh pengharapan.

"Usaha kebun jambu madu yang kita miliki sekarang sudah memiliki perjalanan panjang," kata Sukarjo, belum lama ini.

Baca juga: Kisah Kapten Maaruf Kejar-Kejaran dengan Kapal Asing hingga Alami Baku Hantam di Laut

Baca juga: Dulu Karyawan Perusahaan Besar, Yuyun Deliana Kini Sukses Jadi Seorang Entrepreneur

Ia bercerita, awal usahanya itu dimulai dari menjual bibit jambu.

"Jadi tidak pernah terpikirkan menjadikan lokasi kita ini menjadi tempat wisata dan edukasi," kata Sukarjo.

Di tengah jalan, sambil menjual bibit jambu madu, Sukarjo juga mencoba mengembangkan jambu madu di lahan yang dipinjampakaikan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Awalnya, jambu madu itu ditanamnya di polybag, tidak langsung ditanam ke tanah.

"Karena lahan ini sifatnya pinjam pakai, jadi kita juga memikirkan hal itu," kata Sukarjo.

Untuk memulai usahanya ini, tidak sedikit uang yang harus dikeluarkan. Namun ia menilai hal itu bagian dari risiko.

"Uang sudah banyak kita keluarkan, padahal lahan statusnya hanya pinjam pakai," ujarnya.

Lantas mengapa berani mengambil risiko itu?

Tak lain karena usaha yang dijalankannya ini sangat digemarinya.

"Jadi usaha ini bagian dari hobi saya. Ini yang membuat saya tidak takut rugi," terangnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved