Breaking News:

NEWS WEBILOG TRIBUN BATAM

Awas Varian Baru Covid-19 Masuk Batam, Apa Perbedaan dan Cara Menghadapinya? Simak di Sini

Varian baru covid-19 B1525 ditemukan di Batam beberapa waktu lalu. Simak penjelasan spesialis patologi klinik terkait efek varian baru corona ini

tribunbatam.id/istimewa
Awas Varian Baru Covid-19 Masuk Batam, Apa Perbedaan dan Cara Menghadapinya? Simak di Sini. Foto News Webilog Tribun Batam edisi Sabtu (17/4/2021) menghadirkan dr. Yuliana Sarly SpPK, Spesialis Patologi Klinik sebagai nara sumber 

Varian ini dijumpai pada Pekerja Migran Indonesia atau kita lebih mengenalnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang balik ke Indonesia dari Malaysia lewat Batam, kemudian diperiksa dan dinyatakan positif.

Untuk mengetahui hal itu Kemenkes itu punya program khusus bahwa setiap pekerja yang masuk ke Indonesia akan dilakukan swab PCR dan selanjutnya mereka diisolasi sebelum hasilnya keluar.

Nah jika ada yang dinyatakan positif maka akan dilakukan karantina hingga sembuh. Untuk varian baru ini pertama kalinya ditemukan di Inggris dan sampai saat ini untuk di Kepri hanya atau baru satu sample saja yakni dari pekerja yang masuk ke Batam.

T : Apa sebenarnya perbedaan dari virus Covid-19 yang selama ini menyerang kita dan varian barunya? Lalu apa perbedaan efek yang ditimbulkan virus Covid-19 dan varian barunya ini?

Y : Kita mengenal Covid 19 dengan varian yakni bentuk hasil perubahan yang mana virus tersebut punya kemampuan untuk berubah susunan genetik proteinnya. Setiap virus punya asam amino masing-masing itu berbeda.

Untuk itu perbedaan efek kedua virus ini menurut penelitian yang dilakukan dengan perubahan asam amino, yang baru ini kecendrungannya untuk menular lebih kuat.

Efeknya adalah akan menimbulkan sakit yang lebih berat. Sehingga bisa dikatakan efek utama dari varian baru ini, yakni daya tularnya yang lebih besar.

T : Dok, ironisnya semakin banyak kasus covid-19 justru terjadi saat banyak orang mulai divaksin? Kira-kira apa hubungan sebab-akibatnya?

Y : Ketika vaksin dilakukan orang mungkin berpikir bahwa ia sudah kebal. Padahal dari awal sudah disebutkan oleh para ilmuwan bahwa vaksin itu tidak membuat seseorang kebal terhadap virus covid 19 ini.

Untuk itu meski sudah divaksin seseorang akan tetap mempunyai kesempatan untuk tertular kembali covid-19.

Halaman
1234
Penulis: ronnye lodo laleng
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved