VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG
Covid-19 di Tanjungpinang Masih Mengintai, Muncul Klaster Baru Selama April 2021
Wali kota Tanjungpinang mengungkap meningkatnya kasus covid-19. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan warga cenderung menurun.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
Menurut Rahma, peningkatan jumlah tersebut terjadi dengan waktu yang begitu cepat dan signifikan lantaran disebabkan oleh kelalaian individu yang tidak lagi mematuhi protokol kesehatan secara disiplin.
"Karena tidak selamanya kita menggantungkan disiplin ini dari pemerintah tapi ini harus didukung seluruh individu karena nyawa ini perlu untuk rasanya kita jaga bersama-sama," ujar Rahma saat meninjau pelaksanaan pemberian Vaksin bagi warga lanjut usia (Lansia) berusia 60 tahun ke atas, di Pujasera, Pasar Bintan Centre, Senin, (19/4/2021).
Masyarakat menurutnya seolah sudah mulai jenuh dan seakan-akan lupa akan pandemi Covid-19 yang masih mewabah.
Sehingga terkesan euforia dan lalai untuk tidak memakai masker saat berpergian dan berupaya menghindari kerumunan.
Vaksinasi Corona untuk Lansia
Pemerintah Kota/ Pemko Tanjungpinang membuka posko pemberian vaksinasi bagi kelompok sasaran lanjut usia (Lansia) di atas usia 60 tahun di dua lokasi.
Diperkirakan akan berlansung selama lima hari, pemberian vaksin tersebut dibuka di dua titik.
Di antaranya Pujasera, Pasar Bintan Centre yang mengakomodir lansia Kecamatan Tanjungpinang Timur serta Gedung Arsip.
Kemudian Perpustakaan Daerah mengakomodir Kecamatan Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota dan Bukit Bestari.
"Dibuka dari pukul 08.30 WIB sampai 12.00 WIB untuk tahap pendaftaran dan untuk penyuntikan vaksinnya disesuaikan dengan nomor antrean," ujar Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, saat meninjau penyuntikan Vaksin Lansia di Pujasera Bintan Centre, Senin, (19/4/2021).
Karena merupakan kelompok rentan terpapar Covid-19, Rahma pun mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang untuk hadir mengantarkan orang tua maupun saudara lansia nya yang berusia 60 tahun untuk menerima Vaksin.
"Tentu ini ikhtiar untuk kita dapat memutus mata rantai Covid-19 di Tanjungpinang. Kepada masyarakat yang sudah divaksin wajib kiranya untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan," jelasnya.
Mengingat meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang Rahma juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan diri, keluarga maupun lingkungan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.
"Saat ini alhamdulillah sudah hampir 6200 lansia yang divaksin dan tentu kita sesuaikan dengan jumlah lansia yang mencapai 17.000 di Kota Tanjungpinang.
Memang ini tentu harus ada pemahaman yang secara baik terhadap orang tua kita, Insya Allah aman untuk divaksin," terangnya.
Bagi warga atau masyarakat yang mengantarkan orang tuanya juga diberikan kesempatan untuk divaksin.
"Iya karena sampai dengan hari ini kelompok-kelompok sasaran sampai hari ini juga telah dan akan terus kita vaksin," sebutnya. (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Tanjungpinang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/plt-kadinkes-tanjungpinang-nugraheni-purwaningsih-soal-klaster-baru-covid-19.jpg)