Breaking News:

Sidang Dugaan Gelar Palsu Anggota DPRD Tanjungpinang, Rini Pratiwi Terima Dakwaan JPU

Anggota DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi menjalani sidang pertamanya di PN Tanjungpinang, Rabu (21/4/2021).

tribunbatam.id/Endra Kaputra
Anggota DPRD Tanjungpinang, Rini Pratiwi menjalani sidang perdananya sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (21/04/2021). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Dugaan gelar palsu anggota DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi memasuki babak baru.

Dalam sidang perdananya di Pengadilan Negeri/ PN Tanjungpinang Rabu (21/4/2021), politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini tampak santai menjalani sidang perdana itu.

Mengenakan baju putih bermotif dengan jilbab warna coklat, baik Rini Pratiwi tak keberatan serta menerima dakwaan Jaksa Penuntut Umum/ JPU.

Sidang yang dipimpin hakim ketua Boy Syailendra didampingi hakim anggota Risbarita Manurung dan Sacral Ritonga.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mona Amelia membacakan dakwaannya.

Dalam dakwaan terungkap, jika terdakwa menyelesaikan studi S2 di Universitas Kejuangan 45 Jakarta pada 10 Desember 2014.

Rini Pratiwi, Anggota DPRD Tanjungpinang menjalani sidang perdananya sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (21/04/2021).
Rini Pratiwi, Anggota DPRD Tanjungpinang menjalani sidang perdananya sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (21/04/2021). (tribunbatam.id/Endra Kaputra)

Serta memperoleh gelar Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Pendidikan.

JPU kemudian menyebut terdakwa mendaftar sebagai bakal calon anggota DPRD Tanjungpinang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang dengan menggunakan gelar M.Pd.

Terdakwa Rini Pratiwi mengajukan perubahan gelar akademik kepada anggota KPU Tanjungpinang.

Dari semula terdakwa menggunakan gelar akademik M.Pd kemudian diubah menjadi M.MPd.

Halaman
1234
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved