Amsakar Achmad Yakinkan Pusat, Batam Siap Jadi Lokasi Pusat Data Center Nasional
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut Batam siap jadi lokasi pembangunan pusat data center nasional,didukung sejumlah kelebihan dari geografis
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota Batam menyambut baik rencana pembangunan Pusat Data Nasional tahap kedua di Batam oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Rencananya pembangunan ini akan dimulai pada 2022 dan berlokasi di Jalan Trans Barelang.
"Sebenarnya ide pembangunan ini telah dimulai sejak 2018 lalu, namun atas satu dan lain hal sampai saat ini belum terlaksana.
Maka dari itu besar harapan kami agar ide yang sudah kita rencanakan sejak 2018 lalu ini dapat diimplementasikan," ucap Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Jumat (23/4/2021).
Amsakar saat itu ikut menyambut kedatangan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate di Batam.
Baca juga: Pusat Data Center Nasional Bakal Dibangun di Batam, Ini Progresnya
Menurutnya, Batam dipastikan siap jadi lokasi pembangunan Pusat Data Nasional. Hal ini didukung fasilitas kelistrikan yang mumpuni.
Sebab Batam memiliki 32 pembangkit listrik dengan kapasitas total sebesar 528 Mega Watt.
"Jalan Trans Barelang juga dekat dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin, Gas dan Arang (PLTMG) yang merupakan pembangkit utama dengan kapasitas 182,5 Mega Watt," jelasnya.
Selain itu, Batam punya 19 internet service provider, dan Jalan Trans Barelang juga dilalui sebanyak 4 fiber optik internet service provider.
Secara geografis, Amsakar menyebutkan, Jalan Trans Barelang merupakan lokasi yang aman bencana alam, sehingga sangat tepat dijadikan lokasi pembangunan Pusat Data Nasional.
"InsyaAllah tidak pernah terjadi bencana baik gempa maupun banjir. Kami memandang lokasi ini merupakan lokasi yang paling strategis dan tepat untuk pembangunan pusat data nasional," tegasnya.
Begitu juga dengan tingkat keamanan, Jalan Trans Barelang berada di sebelah Pos Pemadam Kebakaran, Mako Brimob, Bakamla, Yonif 135 Raiders dan Yonif 10 Marinir SBY.
"Kalau soal keamanan, kami rasa tidak ada persoalan," ujarnya.
Ketika ditanyai tentang tahapan proses pembangunan Pusat Data Nasional, Amsakar mengaku Badan Pengusahaan (BP) Batam telah mengeluarkan dokumen Penetapan Lokasi (PL) untuk lahan seluas 4,16 hektare ini.
"Saat ini hanya tinggal menunggu penandatanganan berita acaranya saja. Kondisi tanah di lokasi ini datar sehingga sangat tepat untuk dibangun Pusat Data Nasional karena tidak memerlukan biaya yang banyak," pungkasnya.
Punya Standar Tier 4
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2304amsakar-achmad-dan-menkominfo-di-batam.jpg)