BERITA CHINA
China Ejek Australia Sedang 'Sakit', Ketegangan Beijing dan Canberra Semakin Menjadi
Tudingan Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyebut China negara otoriter menambah ketegangan kedua negara hinga Australia disebut "sakit"
Awal pekan ini, Menteri Pertahanan Australai Peter Dutton memperingatkan bahwa China sedang memiliterisasi pelabuhan di kawasan.
Baca juga: Tak Malu! China Sok Ribut Pelanggaran HAM di Australia, Lupa Aksi Kejam ke Etnis Uighur di Xinjiang
"Kami perlu menyadari bahwa wilayah kami sedang berubah.
China memiliterisasi pelabuhan di kawasan.
Kami perlu menangani semua itu, dan itulah yang menjadi fokus kami sekarang," kata Dutton, Ahad (25/4/2021).
Komentar tersebut dilontarkan Dutton setelah Menteri Luar Negeri Marise Payne, untuk membatalkan perjanjian One Belt One Road (OBOR) China.
Dilansir dari kompas.com berjudul Hubungan Makin Memanas, China Sebut Australia "Sakit", pada Rabu lalu Morrison sedianya mengumumkan adanya peningkatan besar-besaran ke pangkalan militer di Top End sebagai sinyal ke China.
Baca juga: China Kirim Kapal Tempur Tercanggihnya ke Laut China Selatan, Langsung Diperintahkan Xi Jinping?
Baca juga: Duterte Mencak-mencak Tuduh China Pepet Kedaulatan Filipina, Awalnya Kawan Sekarang Lawan
Baca juga: Jepang Bikin Satu Dunia Panik, China dan Korea Selatan Ngamuk, Amerika Setuju Soal Keputusan Ini
.
.
.
Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google
(*/ TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/perdana-menteri-australia-scott-morrison.jpg)