Breaking News:

HUMAN INTEREST

Curhat Penjual Simpang Barelang, 7 Tahun Rintis Usaha, Kini Dihantui Penggusuran

Penjual makanan di Simpang Trans Barelang, Enjelina kini bingung mencari lokasi baru untuk tempatnya berjualan.

TribunBatam.id/Ian Sitanggang
PEDAGANG SIMPANG TRANS BARELANG - Pedagang Simpang Trans Barelang Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Enjelina, Rabu (5/5/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Usaha Enjelina berjualan makanan dan minuman di Simpang Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam terusik.

Pikirannya kini berkecamuk tak karuan. Itu setelah lokasi yang sekitar 2 tahun ditempatinya bakal digusur setelah lebaran nanti.

Surat Peringatan kedua yang diterimanya menjadi penegas langkah Pemerintah Kota Batam itu.

Proyek pelebaran jalan berdampak pada lokasinya mencari nafkah.

Enjelina masih ingat bagaimana ia 'jungkir balik' mempertahankan usahanya yang dirintisnya pelan-pelan itu.

Mulai dari tujuh kali pindah tempat, hingga sempat tutup imbas pandemi Covid-19.

Kios pedagang di Jalan Trans Barelang (Simpang Barelang), Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam, Minggu (19/1/2020).
Kios pedagang di Jalan Trans Barelang (Simpang Barelang), Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam, Minggu (19/1/2020). (tribunbatam.id/Ian Pertanian)

Ia menyebut, baru beberapa bulan kondisi usahanya mulai normal.

Kini, bayang-bayang pembongkaran selalu menghantuinya setiap saat.

"Sudah 7 tahun saya jualan seperti ini.

Awalnya saya jualan di Tanjungpiayu, lalu pindah ke RKT Batuaji.

Halaman
123
Penulis: Pertanian Sitanggang
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved