HUMAN INTEREST
Curhat Penjual Simpang Barelang, 7 Tahun Rintis Usaha, Kini Dihantui Penggusuran
Penjual makanan di Simpang Trans Barelang, Enjelina kini bingung mencari lokasi baru untuk tempatnya berjualan.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Usaha Enjelina berjualan makanan dan minuman di Simpang Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam terusik.
Pikirannya kini berkecamuk tak karuan. Itu setelah lokasi yang sekitar 2 tahun ditempatinya bakal digusur setelah lebaran nanti.
Surat Peringatan kedua yang diterimanya menjadi penegas langkah Pemerintah Kota Batam itu.
Proyek pelebaran jalan berdampak pada lokasinya mencari nafkah.
Enjelina masih ingat bagaimana ia 'jungkir balik' mempertahankan usahanya yang dirintisnya pelan-pelan itu.
Mulai dari tujuh kali pindah tempat, hingga sempat tutup imbas pandemi Covid-19.
Ia menyebut, baru beberapa bulan kondisi usahanya mulai normal.
Kini, bayang-bayang pembongkaran selalu menghantuinya setiap saat.
"Sudah 7 tahun saya jualan seperti ini.
Awalnya saya jualan di Tanjungpiayu, lalu pindah ke RKT Batuaji.
Di RKT beberapa kali pindah lokasi, karena kontrak tempatnya habis.
Lalu 2 tahun terakhir menyewa kios yang ada di Simpang Barelang," ucapnya saat ditemui TribunBatam.id, Rabu (5/5/2021).
Usahanya di Simpang Barelang sempat kembang kempis saat tahun 2020.
Tepatnya ketika pandemi Covid-19 masuk ke Batam.
Baca juga: Berita Populer Batam: Dari Tilang Elektronik hingga Penertiban Bangunan di Jalan Trans Barelang
Baca juga: Segera Ditertibkan, Tim Terpadu Akan Kirim SP III terkait Bangunan di Jalan Trans Barelang
Pengunjung yang mampir ke tempatnya berjualan bisa dihitung jari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pedagang-simpang-trans-barelang-batam.jpg)