Breaking News:

BATAM TERKINI

BP Batam Tingkatkan Infrastruktur Jalan Depan Southlink, Perkiraan Makan Waktu 8 Bulan

BP Batam meningkatkan infrastruktur jalan di depan Southlink Tiban pada 2021. Jalan itu akan ditingkatkan untuk mendukung akses mobilisasi

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
Ist
BP Batam Tingkatkan Infrastruktur Jalan Depan Southlink, Perkiraan Makan Waktu 8 Bulan. Foto Kepala BP Batam Muhammad Rudi. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus menggesa pembangunan infrastruktur, khususnya jalan.

Hal ini dilakukan BP Batam untuk mendukung pengembangan investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Sektor infrastruktur menjadi salah satu fokus utama BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan konektivitas dan merangsang pertumbuhan ekonomi di Batam.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan, pengembangan dan pembangunan jaringan jalan akan tetap menjadi prioritas pihaknya dalam agenda pembangunan 2021.

Sebab menurutnya, infrastruktur perlu terus dibangun untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan menjadikan Batam berdaya saing sebagai kota tujuan investasi.

Baca juga: 100 Pegawai BP Batam Bakal Dikerahkan Pantau Protkes di Kawasan Industri

Baca juga: CATAT! Pegawai BP Batam Dilarang ke Luar Daerah, Baik Mudik Atau Cuti

“Untuk mempercepat ekonomi, maka pertama yang dilakukan BP Batam dan Pemerintah Daerah saat ini adalah dengan meningkatkan infrastrukturnya, utamanya jalan-jalan utama,” kata Rudi di Batam Center, baru-baru ini.

Pada 2021 ini, BP Batam melaksanakan peningkatan Jalan Arteri Gajah Mada Tahap 1 (depan Southlink).

Peningkatan atau pelebaran jalan ini untuk mendukung kelancaran akses mobilisasi dan mengatasi kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Imam Bachroni mengatakan, pekerjaan dengan nilai kontrak sebesar Rp 29,19 miliar ini, akan memakan waktu 240 hari kalender.

Adapun PT Bina Riau Sejahtera sebagai kontraktor pelaksana dan CV Vitech Pratama Consultant sebagai konsultan pengawas.

“Progresnya sampai kemarin baru 4 persen, karena baru kita mulai pengerjaannya dua minggu yang lalu. Untuk peningkatan Jalan Arteri Gajah Mada Tahap 1 ini, kita bagi menjadi dua ruas jalan tambahan dari arah Sei Ladi menuju Tiban Baru. Ruas Satu akan kita bangun sepanjang kurang-lebih 1,6 kilometer, sedangkan Ruas Dua panjangnya sekitar 700 meter. Masing-masing lebar jalan adalah 7 meter,” jelas Imam.

Ia menjelaskan, Ruas 1 akan digunakan sebagai jalur baru untuk transportasi kendaraan berat, sedangkan Ruas 2 akan dibangun dengan memotong jalur dari arah Sei Ladi menjadi satu jalan lurus yang akan digunakan sebagai jalur tambahan untuk transportasi kendaraan umum lainnya.

“Jalan yang baru pada Ruas Satu ini, sudah kami desain agar tanjakannya tidak terlalu ekstrem. Karena bisa kita lihat, pada tanjakan ruas jalan yang lama cukup menyulitkan kendaraan berat dan tak jarang menimbulkan kemacetan,” ujar Imam.

Untuk lingkup pekerjaannya sendiri, Imam mengatakan, terdiri dari pekerjaan umum, pekerjaan drainase, pekerjaan tanah dan geosintetik, perkerasan berbutir, perkerasan aspal, pekerjaan struktur, pekerjaan harian dan lain-lain, serta pekerjaan pemeliharaan.

“Masa pemeliharaan akan dilaksanakan selama 210 hari kalender setelah pengerjaan rampung dan dilaksanakan oleh kontraktor,” kata Imam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved