Breaking News:

Penumpang Bus Bawa Potongan Kepala dan Tangan di Dalam Tas, Ketahuan Karena Masalah Ini

Juru bicara kepolisian di Kwara, Ajayi Okasanmi, menyatakan pelaku teridentifikasi dengan nama Kehinde John Moses.

Editor: Eko Setiawan
CNN/Rosmiyati Dewi Kandi
Penumpang Bus Bawa Potongan Kepala dan Tangan di Dalam Tas, Ketahuan Karena Masalah Ini 

TRIBUNBATAM.id - Penumpang ketahun membawa potongan tubuh manusia didalam tas sat berangkat dengan menggunakan Bus.

Potongan tubuh tersebut berupa kepala dan tangan.

Seorang penumpang bus di Nigeria kepergok membawa kepala dan tangan manusia di dalam tasnya.

Juru bicara kepolisian di Kwara, Ajayi Okasanmi, menyatakan pelaku teridentifikasi dengan nama Kehinde John Moses.

Baca juga: Resep Es Merah Delima dengan Nangka, Takjil Segar yang Bikinnya Cepat dan Simple

Baca juga: Bupati Lingga Bakal Beri Sanksi Desa dan Kecamatan Abaikan Protokol Kesehatan

Saat diinterogasi, dia mengaku bersama dengan temannya melakukan pembunuhan untuk "kepentingan ritual".

Dilansir Newsweek, semua berawal ketika tim dari Operation Harmony menghentikan bus pada Senin pagi waktu setempat (3/5/2021).

Mereka kemudian melakukan penggeledahan, sebelum menemukan kepala dan tangan Mohammed di tas Moses.

Baca juga: Bang Sapri Pelawak Tanah Air Sakit Keras, Denny Cagur Ungkap Sosok Sapri Sebenarnya

Baca juga: Larangan Mudik Lokal di Kepri, Calon Penumpang Tujuan Tanjungpinang Diminta Putar Balik

Ketika Moses dibawa ke mobil patroli, teman yang bersamanya dalam bus kabur. Tak diketahui apakah dia berhasil tertangkap.

Kepada penegak hukum, Moses memberi tahu lokasi pembuangan potongan jenazah Mohammed lainnya, yang dievakuasi untuk kepentingan otopsi.

Berdasarkan data Global Peace Index, Nigeria berada di urutan 17 negara paling damai sepanjang 2020.

Statista menerangkan, ketidakstabilan politik, alienasi warga, dan terorisme, dan kekerasan jadi alasan negara itu kurang aman.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Penumpang Bus Ketahuan Bawa Kepala dan Tangan Manusia di Tasnya, Mengaku untuk "Ritual"

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved