Jumat, 1 Mei 2026

Mulai Senin Malaysia Larang Pergerakan Antar Negara Bagian, Hari Raya Boleh Ngumpul, Jumlah Dibatasi

Di tengah meningkatnya jumlah kasus COVID-19, Malaysia telah memberlakukan tindakan yang lebih ketat di beberapa bagian negara bagian

Tayang:
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
malay mail via todayonline.com
Polisi Malaysia membatasi pergerakan antar negara bagian kecuali yang punya izin mulai Senin (10/5/2021) 

KUALA LUMPUR, TRIBUNBATAM.id - Malaysia akan melarang semua pergerakan antarnegara bagian dan antar distrik yang tidak memiliki izin dari polisi, Senin (10/5/2021).

Larangan nasional akan berlangsung empat minggu hingga 6 Juni.

"Larangan itu mencakup semua negara, terlepas apakah berada di bawah perintah kontrol gerakan (MCO), atau pemulihan, bersyarat atau ditingkatkan MCO," kata Menteri Senior Keamanan Ismail Sabri Yaakob seperti dikutip dari Channel News Asia.

“Di antara kegiatan yang dilarang (selama kurun waktu tersebut) adalah kegiatan sosial seperti pesta pernikahan, hiburan dan lain-lain."

"Kegiatan pendidikan dan ekonomi yang melibatkan temu masyarakat dan keramaian juga dilarang,” ujarnya dalam keterangan media.

Baca juga: Mulai Oktober 2021, Singapura Terbitkan Paspor dengan Masa Berlaku 10 Tahun

Baca juga: Tekan Penyebaran Virus, Singapura Perketat Aturan pada 8-30 Mei, Pertemuan Maksimal 5 Orang

Acara tatap muka sosial atau resmi, baik di sektor publik atau swasta, juga tidak akan diizinkan.

Mr Ismail Sabri mengatakan pembatasan akan ditinjau setelah dua minggu.

Di tengah meningkatnya jumlah kasus COVID-19, Malaysia telah memberlakukan tindakan yang lebih ketat di beberapa bagian negara.

Kuala Lumpur berada di bawah MCO hingga 20 Mei.

Beberapa distrik di Selangor dan Johor juga telah ditempatkan di bawah pembatasan baru.

Mr Ismail Sabri pada hari Sabtu (8/5/2021) mengatakan tidak ada rencana untuk menerapkan MCO nasional.

"MCO yang ditargetkan dapat ditegakkan dengan mengidentifikasi area dengan wabah COVID-19 yang besar," katanya.

Baca juga: Tidak Ukur Suhu Badan Saat Masuk Restoran Saat Pandemi, Mantan PM Malaysia Didenda Rp10 Juta

Di bawah pembatasan gerakan, acara sosial seperti pernikahan, reuni, dan retret dilarang.

Kunjungan Hari Raya diperbolehkan pada hari pertama Aidilfitri, yang jatuh pada 13 Mei, untuk wilayah di bawah MCO.

Jumlah orang dibatasi hingga 15 orang pada satu waktu tergantung pada ukuran rumah.

Untuk area di bawah MCO bersyarat atau pemulihan, kunjungan akan diizinkan selama tiga hari pertama Aidilfitri, dengan maksimal 20 atau 25 pengunjung.

Untuk area MCO yang ditingkatkan, kunjungan tidak diperbolehkan selama Hari Raya.

Hingga Sabtu, Malaysia telah melaporkan 436.944 infeksi COVID-19 dan 1.657 kematian. ( cna/tribunbatam.id )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved