Mulai Senin Malaysia Larang Pergerakan Antar Negara Bagian, Hari Raya Boleh Ngumpul, Jumlah Dibatasi
Di tengah meningkatnya jumlah kasus COVID-19, Malaysia telah memberlakukan tindakan yang lebih ketat di beberapa bagian negara bagian
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
KUALA LUMPUR, TRIBUNBATAM.id - Malaysia akan melarang semua pergerakan antarnegara bagian dan antar distrik yang tidak memiliki izin dari polisi, Senin (10/5/2021).
Larangan nasional akan berlangsung empat minggu hingga 6 Juni.
"Larangan itu mencakup semua negara, terlepas apakah berada di bawah perintah kontrol gerakan (MCO), atau pemulihan, bersyarat atau ditingkatkan MCO," kata Menteri Senior Keamanan Ismail Sabri Yaakob seperti dikutip dari Channel News Asia.
“Di antara kegiatan yang dilarang (selama kurun waktu tersebut) adalah kegiatan sosial seperti pesta pernikahan, hiburan dan lain-lain."
"Kegiatan pendidikan dan ekonomi yang melibatkan temu masyarakat dan keramaian juga dilarang,” ujarnya dalam keterangan media.
Baca juga: Mulai Oktober 2021, Singapura Terbitkan Paspor dengan Masa Berlaku 10 Tahun
Baca juga: Tekan Penyebaran Virus, Singapura Perketat Aturan pada 8-30 Mei, Pertemuan Maksimal 5 Orang
Acara tatap muka sosial atau resmi, baik di sektor publik atau swasta, juga tidak akan diizinkan.
Mr Ismail Sabri mengatakan pembatasan akan ditinjau setelah dua minggu.
Di tengah meningkatnya jumlah kasus COVID-19, Malaysia telah memberlakukan tindakan yang lebih ketat di beberapa bagian negara.
Kuala Lumpur berada di bawah MCO hingga 20 Mei.
Beberapa distrik di Selangor dan Johor juga telah ditempatkan di bawah pembatasan baru.
Mr Ismail Sabri pada hari Sabtu (8/5/2021) mengatakan tidak ada rencana untuk menerapkan MCO nasional.
"MCO yang ditargetkan dapat ditegakkan dengan mengidentifikasi area dengan wabah COVID-19 yang besar," katanya.
Baca juga: Tidak Ukur Suhu Badan Saat Masuk Restoran Saat Pandemi, Mantan PM Malaysia Didenda Rp10 Juta
Di bawah pembatasan gerakan, acara sosial seperti pernikahan, reuni, dan retret dilarang.
Kunjungan Hari Raya diperbolehkan pada hari pertama Aidilfitri, yang jatuh pada 13 Mei, untuk wilayah di bawah MCO.
Jumlah orang dibatasi hingga 15 orang pada satu waktu tergantung pada ukuran rumah.
Untuk area di bawah MCO bersyarat atau pemulihan, kunjungan akan diizinkan selama tiga hari pertama Aidilfitri, dengan maksimal 20 atau 25 pengunjung.
Untuk area MCO yang ditingkatkan, kunjungan tidak diperbolehkan selama Hari Raya.
Hingga Sabtu, Malaysia telah melaporkan 436.944 infeksi COVID-19 dan 1.657 kematian. ( cna/tribunbatam.id )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/polisi-malaysia-membatasi-pergerakan-antar-negara-bagian-kecuali-yang-punya-izin.jpg)