PEMBUNUHAN DI BATAM
Warga Binaan Rutan Batam Dikeroyok Hingga Tewas, Ini Kronologi dari Polsek Sagulung
Polsek Sagulung menetapkan tiga warga binaan Rutan Batam sebagai tersangka kasus pengeroyokan Siprianus Apiatus Bin Philipus hingga tewas.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kronologi seorang Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas IIA Barelang Batam, Siprianus Apiatus Bin Philipus meninggal dunia akhirnya terungkap.
Kapolsek Sagulung AKP Yusriadi Yusuf melalui Kanit Reskrim Iptu Muharka mengungkap, semua bermula ketika Kepala Kamar sekaligus pelaku utama yang juga warga binaan Muhammad Yandi meminta korban untuk mengipasnya, Jumat (9/4/2021).
Ini dimintanya karena kondisi kamar di blok C nomor 8 tempat mereka mendekam penuh dan panas.
Korban yang mengalami sakit pada bagian kaki, akhirntya duduk sambil mengipas Muhammad Yandi.
Saat korban duduk pelaku langsung meminta korban untuk kembali berdiri.
Yandi yang tidak terima dengan korban yang menolak permintaannya langsung menampar dan berdiri sambil memukul ulu hati korban dengan lututnya.
Setelah memukul ulu hati pakai lutut, warga binaan lainnya yakni Rinaldo Putra, menendang korban dari belakang.
Selanjutnya korban lemas dan hampir terjatuh.
"Saat korban hendak terjatuh, pelaku lainnya yakni Adi Saputra als Adi, bukannya menolong tetapi malah memukul korban," ungkapnya, Senin (10/5/2021).
Korban merasa sesak dan terus mengeluhkan sakit setelah aksi pengeroyokan itu.
Pada pagi hari, kondisi korban semakin parah dan langsung dibawa ke klinik yang ada di dalam Rutan Kelas IIA Barelang Batam.
"Sampai di klinik kondisi korban terus memburuk dan ujungnya dirujuk ke RSUD Embung Fatimah.
Setelah mendapatkan perawatan di RSUD Embung Fatimah, nyawa korban tidak tertolong dan menghembuskan napas terakhir di RSUD Embung Fatimah," kata Muharka
Warga Binaan Rutan Kelas IIA Barelang Batam, Siprianus Apiatus Bin Philipus sebelumnya meninggal setelah mendapat penanganan medis selama 2 jam di RSUD Embung Fatimah Batam, Sabtu (10/4/2021).
Baca juga: Berita Heboh Meninggalnya Napi di Rutan Batam, hingga Yasonna Laoly Masuk Prediksi Reshuffle Kabinet
Baca juga: Belajar Dari Kasus Bs, Salah Pergaulan Membuatnya Jadi Warga Binaan Rutan Batam
Ia dirujuk ke rumah sakit setelah sebelumnya mendapat perawatan di klinik rutan sekira pukul 10 pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pengeroyokan-warga-binaan-rutan-batam-hingga-tewas.jpg)