Breaking News:

1.613 Pasien Covid-19 Rayakan Lebaran dari Ruang Isolasi Rumah Sakit di Kepri

Tidak semua orang bisa rayakan Idulfitri bersama keluarga, 1.613 pasien harus rayakan lebaran di ruangan isolasi.

Istimewa/TribunLombok.com
ILUSTRASI - Pasien Covid-19. 

Editor: Thomm Limahekin

PINANG, TRIBUNBATAM.id-Umat Islam di seluruh dunia merayakan Idulfitri 1442 Hijriah bersama keluarga dan kerabat, Kamis (13/5/2021).

Meskipun larangan mudik dilarang oleh pemerintah, umat Islam bisa merayakan kemeriahan lebaran di rumah masing-masing.

Namun demikian, tidak semua orang dapat merayakan Idulfitri ini bersama kerabat di rumah masing-masing.

Sebab, mereka tengah menjalani isolasi di sejumlah rumah sakit dan ruangan karantina akibat terpapar Covid-19.

Data yang dihimpun oleh TRIBUNBATAM.id, dari Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau, jumlah pasien yang menjalani karantina dan isolasi mandiri di Kota Batam mencapai 732 orang.

Baca juga: Kecamatan Sagulung Batam Zona Merah Covid-19, Camat: Takbiran di Masjid

PEMAKAMAN - Proses pemakaman warga Desa Ladan, Pulau Matak meninggal dunia akibat covid-19, Sabtu (8/5/2021).
PEMAKAMAN - Proses pemakaman warga Desa Ladan, Pulau Matak meninggal dunia akibat covid-19, Sabtu (8/5/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Di Kota Tanjungpinang, jumlah pasien yang menjalani isolasi sebanyak 364 orang.

Di Kabupaten Bintan ada 161 orang dan di Kabupaten Karimun terdapat 166 orang. Di Kabupaten Lingga ada 71 orang, Kabupaten Anambas ada 105 orang dan Kabupaten Natuna terdapat 14 orang.

Hingga saat ini, pasien dengan kasus aktif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 1.613 orang.

Semua pasien tersebut harus menjalani Idulfitri 1442 Hijriah di ruangan isolasi dan jauh dari sanak keluarganya.

Halaman
1234
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved