India Dulu Dukung Palestina Kini Dukung Israel, Usung Tagar 'ISupportIsrael'

Perdana Menteri India Narendra Modi memberi dukungan ke Israel lewat Twitter dan Instagram.

ist
Perdana Menteri India Narendra Modi memberi dukungan ke Israel lewat Twitter dan Instagram. Foto: Kemesraan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Perdana Menteri India Narendra Modi difoto beberapa waktu lalu dalam acara bilateral kedua negara 

NEW DELHI, TRIBUNBATAM.id - Negara India dulu pernah mendukung kemerdekaan Palestina. Namun kenyatannyanya sekarang, mencabut dukungan itu dari Palestina

Sebab, kini Pemerintahan Perdana Menteri India, Narendra Modi memberi dukungan penuh ke Israel.

Perang antara Israel dan Palestina telah berlangsung hampir sekira dua pekan.

Korban teras sudah mencapai lebih dati 200 orang, seribuan korban luka dan ratusan ribu warga mengungsi.

Berbagai negara memberikan dukungan ke Palestina.

Namun ada juga memberikan dukungan ke Israel.

Baca juga: Beda Pendapat Rusia dan Amerika Tanggapi Konflik Israel Palestina, Joe Bidin Bersikap Bias

Ilustrasi Israel dan Palestina
Ilustrasi Israel dan Palestina (ist)

Anggota teratas Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di bawah Perdana Menteri India Narendra Modi memberi dukungan ke Israel lewat Twitter dan Instagram

Di India viral tagar dukungan untuk Israel seperti #ISupportIsrael, #IndiaWithIsrael, #IndiaStandsWithIsrael, dan #IsraelUnderFire di media sosial sepekan terakhir.

Bersamaan dengan itu, banyak yang menyebut Palestina "teroris", label yang digunakan oleh Israel untuk kubu rivalnya, sebagaimana yang dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (18/5/2021).

Baca juga: VIRAL Burung Gagak Koyak Bendera Israel, Netizen: Masya Allah, Solidaritas Kepada Warga Palestina

Pada Sabtu malam waktu setempat (18/5/2021), #PalestineTerrorists menjadi salah satu tren teratas di Twitter di negara Asia Selatan.

Pada 12 Mei, anggota parlemen BJP Tejasvi Surya, melontarkan pernyataan di Twitter, "Kami bersama Anda. Tetap kuat, Israel."

Tweet-nya adalah tanggapan atas unggahan dari Kementerian Luar Negeri Israel, yang disukai hampir 50.000 kali dan di-retweet hampir 13.000 kali.

Menurut data Al Jazeera pada Selasa (18/5/2021), hasil betrokan keras Israel-Hamas setidaknya 212 warga Palestina termasuk 61 anak-anak tewas dan lebih dari 1.000 lainnya terluka dalam sepekan serangan udara Israel yang intens di Gaza.

Di Tepi Barat yang diduduki, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 19 warga Palestina, yang memprotes pengusiran paksa keluarga Palestina dari rumah mereka.

Sementara, setidaknya 10 orang Israel juga tewas dalam roket yang ditembakkan oleh Hamas dari Gaza.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved