Breaking News:

HUMAN INTEREST

SEMBUH dari Corona, Staf Khusus Gubernur Kepri Sarafudin Aluan: Covid-19 Itu Berat, Kawan

Begini pengakuan Staf Khusus Gubernur Kepri, Sarafudin Aluan tentang betapa ganasnya Covid-19 dan betapa menderita menjalani masa perawatan.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
ISTIMEWA
SARAFUDIN ALUAN - Staf Khusus Gubernur Kepri, Sarafudin Aluan (baju hitam) memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang betapa penting menjaga protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi, Senin (24/5/2021) lalu. 

Sarafudin Aluan menjalani masa perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Awal Bros Kota Batam.

Dia menjalani masa-masa sulit itu seorang diri tanpa didampingi oleh seorang anggota keluarga.

Kalau pun kerabat diperbolehkan menjenguk, mereka hanya melihatnya dari jauh di balik pintu kaca atau jendela kamar perawatan.

Baca juga: Kapolres Bintan Ajak Ngobrol Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

KARANTINA - Camat Bunguran Timur, Hamid Hasnan bersama istri, saat beraktivitas di tempat karantina pasien covid-19 di Asrama Haji Natuna yang berada di komplek Natuna Gerbang Utaraku (NGU)
KARANTINA - Camat Bunguran Timur, Hamid Hasnan bersama istri, saat beraktivitas di tempat karantina pasien covid-19 di Asrama Haji Natuna yang berada di komplek Natuna Gerbang Utaraku (NGU) (tribunbatam.id/screenshot video Hamid Hasnan)

"Jadi tidak hanya penderitaan fisik, tetapi juga psikologis.

Bayangkan kita diisolasi di mana orang lain tidak boleh dekat dengan kita.

Sendiri di kamar dengan rasa sakit di seluruh badan, saya hanya bisa pasrah.

Waktu itu saya betul-betul syok dan tertekan," kenang Sarafudin Aluan.

Karena itu, Sarafudin Aluan berusaha sekuat tenaga untuk bangkit dan melawan penyakit yang menyerang dirinya.

Berbagai obat-obatan yang disarankan oleh dokter dan teman-temannya dikonsumsinya secara rutin setiap hari.

"Paling tidak sehari 11 jenis pil dan kapsul saya minum.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved