Breaking News:

PENANGANAN COVID

Warga Natuna Tolak 2 Hotel di Jemengan Jadi Lokasi Isolasi Terpadu, Begini Akhirnya

Warga RW 06 Jemengan Natuna menolak penempatan lokasi isolasi terpadu bagi pasien covid-19 di dua hotel di wilayahnya

tribunbatam.id/istimewa
Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian bersama Dandim 0318 Natuna dan Lurah Ranai Kota saat rapat terkait lokasi karantina terpadu, di Kantor Lurah Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Jumat (28/5/2021) 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna berencana menambah tempat isolasi terpadu atau karantina bagi pasien covid-19 di wilayah Kecamatan Bunguran Timur.

Diketahui saat ini Asrama Haji yang terletak di Komplek Masjid Agung Natuna Gerbang Utaraku dipilih menjadi salah satu tempat karantina bagi pasien covid-19.

Namun tempat ini dianggap masih belum mampu menampung pasien yang terpapar covid. Apalagi kasus covid-19 di Natuna terus mengalami peningkatan yang cukup drastis belakangan ini.

Untuk itu, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna melakukan sosialisasi terkait rencana penempatan isolasi terpadu covid-19 di Jemengan.

"Sosialisasi ini dipimpin langsung Kapolres Natuna, didampingi Dandim 0318, Kadis Damkar, Plt Kadis Kesehatan, Lurah Ranai Kota dan sejumlah Tim Satgas Natuna serta masyarakat," kata Syuparman dari Satgas Covid-19 Natuna saat dikonfirmasi Tribunbatam.id melalui sambungan seluler, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Beragam Upaya Wali Kota Tanjungpinang Atasi Dampak Pandemi dan Tekan Kasus Covid

Baca juga: Bupati Karimun Wajibkan ASN dan Honorer Pemkab Divaksinasi Covid-19, Ada Sanksi?

Syuparman melanjutkan, dari hasil rapat tersebut masyarakat menolak rencana Tim Satgas Penanganan Covid-19 untuk melaksanakan karantina di hotel yang ada di wilayah Jemengan RW 06, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepri.

"Jadi pada rapat tersebut, sebanyak 75 persen warga Rw 06 Jemengan menolak penempatan lokasi karantina terpadu di dua hotel yang ada di Jemengan," ucapnya.

Karena banyak masyarakat yang menolak, akhirnya pilihan tempat karantina di Jemengan dibatalkan dan rencananya dialihkan ke Gedung Serbaguna di Komplek Masjid Agung Natuna Gerbang Utaraku.

"Rencananya di gedung serbaguna itu akan didirikan tenda dan siapkan AC dan peralatan pendukung lainnya, layaknya karantina para WNI dari Wuhan dulu," ungkapnya.

Syuparman menambahkan, dengan solusi itu pihaknya berharap peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Natuna bisa berkurang. Sehingga tidak perlu lagi ada isolasi karantina terpadu.

"Mudah-mudahan dengan hasil rapat ini, masyarakat sekitar tidak merasa terganggu. Dan semoga tidak ada lagi penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 lagi dan Natuna kembali ke zona hijau," pungkasnya.

(Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Natuna

Penulis: Muhammad ilham
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved