Breaking News:

WASPADA, Sehari 167 Kasus Baru Covid-19 di Karimun, Klaster Keluarga Paling Dominan

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun cukup mengkhawatirkan. Sehari ada penambahan 167 kasus baru pasien terpapar Corona.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
TRIBUNBATAM/YENI
LANGGAR PROTOKOL - Petugas mendata pelanggar protokol kesehatan di Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. 

"Sisanya berasal dari klaster perusahaan, orang asing yang berkerja pada satu perusahaan di Karimun," sebut Rachmadi.

Namun demikian, pada hari yang sama, pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 12 orang. Sedangkan pasien yang meninggal dunia berjumlah 3 orang.

Ketiga pasien yang meninggal dunia ini merupakan orang-orang lansia yang berusia di atas 60 tahun dan memiliki rentan riwayat kormobid.

Sedangkan kasus-kasus yang muncul dari klaster perusahaan berasal dari Pasirpanjang, Kecamatan Meral Barat.

Oleh karena itu, sekitar 1.000 karyawan pada dua perusahaan diminta untuk menjalani tes antigen saat ini.

Kebijakan tersebut ditempuh untuk mengetahui klaster terbaru Covid-19 di Kabupaten Karimun.

"Kemudian dari hasil tersebut akan ditelusuri untuk mengetahui lebih jauh hasil PCR. Dari situ akan dirunut klaster dari keluarga," tegas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun itu.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, saat ini pemerintah daerah sedang menempuh langkah tegas untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih besar.

Langkah yang diambil adalah mengkarantinakan ratusan orang yang terpapar Covid-19 pada satu lokasi yang terpusat.

Lokasi karantina itu akan terpusat di SMP Binaan Tebing untuk wilayah Pulau Karimun Besar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved