Jumat, 5 Juni 2026

Kasus Covid-19 di Malaysia Meledak, Negeri Jiran Lockdown Nasional Mulai Juni 2021

Malaysia mengumumkan lockdown secara nasional mulai Juni 2021, kebijakan ini diambil setelah ditemukan lonjakan kasus covid-19 dalam beberapa minggu

Tayang:
EPA - EFE
COVID-19 - Malaysia mengumumkan lockdown secara nasional mulai Juni 2021, kebijakan ini diambil setelah ditemukan lonjakan kasus covid-19 dalam beberapa minggu 

TRIBUNBATAM.id - Malaysia mengumumkan lockdown secara nasional mulai Juni 2021, kebijakan ini diambil setelah ditemukan lonjakan kasus covid-19 dalam beberapa minggu terakhir.

Pengumuman lockdown nasional disampaikan langsung oleh PM Malaysia, Muhyiddin Yassin.

Dilansir Al Jazeera, Muhyiddin mengatakan penguncian yang lebih ketat dari dimulai 1-14 Juni 2021 di semua bidang sosial ekonomi.

Hanya sektor layanan dan ekonomi penting yang akan tetap beroperasi, yang akan didaftarkan oleh dewan keamanan nasional.

Kebijakan terbaru pemerintah Malaysia ini diambil mengingat negara itu dilanda infeksi virus corona yang terus melonjak dan mencapai rekor.

"Dengan kenaikan (kasus infeksi) terbaru dalam kasus harian yang menunjukkan tren meningkat drastis, kapasitas rumah sakit di seluruh negeri untuk merawat pasien COVID-19 menjadi terbatas," kata Muhyiddin dalam sebuah pernyataan, Jumat.

Malaysia melaporkan lebih dari 9.000 kasus virus corona baru pada Minggu (30/5/2021), sehingga totalnya menjadi 558,534.

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin bicara soal alasan tidak memberlakukan full lockdown di Malaysia
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin bicara soal alasan tidak memberlakukan full lockdown di Malaysia (AFP)

Meskipun angka tersebut masih dalam kategori 'sedang' menurut standar global, wabah virus corona di Malaysia telah meningkat pesat dalam beberapa minggu terakhir.

Jumlah pasien dalam perawatan intensif dan menggunakan ventilator telah mencapai rekor tertinggi.

Para pejabat yakin varian yang lebih menular telah berkontribusi pada lonjakan tersebut dan mengingat belum lama ini ada pertemuan untuk merayakan Idul Fitri di negara mayoritan Muslim tersebut.

Baca juga: Covid-19 Meledak di Malaysia, Parahnya Sama dengan India, Begini Kondisi Negeri Jiran Saat Ini

Baca juga: Kematian Akibat Covid-19 di Malaysia Melonjak, Pasien Termuda Umur 20 Tanpa Gejala Sakit

Program Vaksinasi

Malaysia telah memulai upaya vaksinasi COVID-19, meskipun para kritikus mengatakan peluncurannya lambat.

Sekira 1,7 juta orang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin hingga Kamis (13/5/2021).

Pekerja Medis Malaysia sedang istirahat setelah memberikan pelayanan di sebuah rumah sakit di Malaysia.
Pekerja Medis Malaysia sedang istirahat setelah memberikan pelayanan di sebuah rumah sakit di Malaysia. (FOTO BERNAMA VIA CHANNEL NEWS ASIA)

"Mengingat penutupan penuh ekonomi selama lockdown nasional, Kementerian Keuangan akan segera mengumumkan paket bantuan untuk individu dan sektor ekonomi," kata Muhyiddin.

Jika Malaysia dapat mengurangi jumlah kasus dalam dua minggu pertama lockdown, pemerintah akan mengizinkan beberapa sektor untuk dibuka kembali secara perlahan selama empat minggu ke depan - setelah itu semua sektor ekonomi akan diizinkan untuk beroperasi, katanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved