Rabu, 27 Mei 2026

BATAM TERKINI

Pemko Batam Pastikan Bakal Rawat Pasien Covid-19 OTG Sampai Hasil Negatif

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 status OTG baru akan diperbolehkan pulang dari tempat isolasi di Asrama Haji ketika hasil swabnya negatif.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
Suasana senam pagi pasien Covid-19 di Asrama Haji Batam, Batam Center, Rabu (2/6/2021). 

Terpisah, Warga Sekupang, Ariati mengaku suaminya masih dirawat di Asrama Haji hingga Kamis (3/6/2021). Belum diperbolehkan pulang lantaran hasil swab terakhirnya masih positif.

"Belum pulang, aturan sekarang mungkin negatif dulu hasil swab terakhirnya baru diperbolehkan pulang," tuturnya kepada Tribunbatam.id. 

Ini Pemicu Ledakan Kasus di Batam

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat setiap harinya bahkan angkanya mencapai ratusan per hari.

Lantas, mengapa jumlah kasus terus meningkat dibanding sebelumnya?

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menjelaskan, peningkatan jumlah kasus baru itu terjadi karena pemerintah semakin massif melakukan tracing dari testing pasien OTG yang sebelumnya sudah ditemukan petugas kesehatan.

"Semakin banyak yang kita tracing semakin banyak yang positif. Hal ini membuktikan langkah yang kita ambil sudah cukup berdampak, karena kita yang menemukan pasien dari hasil tracing yang dilakukan," ujar Amsakar, Kamis (3/6/2021).

Sementara itu, perihal asal penyebaran, ia menyebutkan pertama dari hasil tracing kontak erat pasien positif.

Kedua dari hasil saat akan melakukan vaksinasi, dan ketiga bisa juga dari aktivitas perjalanan pasien.

Baca juga: 11 Jam Bertahan di Atas Kapal Nyaris Tenggelam, 4 Nelayan Asal Belawan Diselamatkan di Pulau Nipah

"Misalnya ada yang mau berangkat, dan hasil tes menunjukkan positif, otomatis kami akan tracing, dan ditemukan lah kasus-kasus positif lainnya. Jadi kesimpulan semakin kita tracing semakin banyak kasus yang ditemukan," ujarnya.

Ia menyebutkan hari ini sebanyak 300 pasien sudah menjalani tes swab di Asrama Haji dan tinggal menunggu hasilnya.

Ia berharap banyak pasien yang mendapatkan hasil negatif, dan bisa dipulangkan. 

Sehingga kapasitas Asrama Haji kembali kosong dan bisa ditempati pasien positif OTG yang saat ini barangkali masih berada di rumah.

"Perlahan-lahan kami terus berbenah dan evaluasi. Saya apresiasi juga kinerja tenaga medis yang bertugas saat ini. Dibandingkan jumlah pasien tenaga medis kalah jauh, namun mereka ini masih tetap menjalankan tugasnya. Tidak satu tempat saja yang harus mereka layani, bahkan mereka harus bolak balik  ke RSKI, dan tidak saja di Asrama Haji," paparnya.

Langkah lainnya yang dilakukan berdasarkan hasil rapat evaluasi adalah membuka rekruitmen atau relawan bagi tenaga medis.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved